05 April 2025

Get In Touch

Dilema Anggaran Negara Kala Vaksin Naik Harga [KORAN DIGITAL SELASA,3/8/2021]

https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2021/08/03082021.pdf">

DI saat pandemi Covid-19 memicu bencana di dunia, hukum ekonomi tetap berjalan sesuai teori. Buktinya, ketika permintaan vaksin meningkat pesat produsen pun tak segan  menaikkan harga. Ya… Harga vaksin Covid-19 merek Pfizer dan Moderna naik 25%-34% di pasaran untuk perjanjian kontrak terbaru Uni Eropa. Meski bukan merek yang mendominasi di Indonesia, namun bisa jadi makin mahalnya harga vaksin produksi ‘Paman Sam’ ini akan diikuti oleh pabrik-pabrik yang lain. Apalagi kedua vaksin tersebut juga menjadi salah satu syarat yang dikeluarkan Arab Saudi bagi WNI yang akan umrah ke Tanah Suci. ‘Dompet’ negara pun bisa jebol. Karena meski 440 juta vaksin diklaim sudah diamankan hingga akhir 2021, hingga Senin (2/8) hari ini realisasi penyuntikan baru 23% dari target untuk dosis pertama dan hanya 10% untuk dosis kedua. Pemerintah sendiri tercatat sudah merogoh kocek Rp 106 triliun per 16 Juli lalu untuk membeli vaksin. Belum lagi beban anggaran akibat diperpanjangnya PPKM Level 4 di beberapa daerah hingga 9 Agustus nanti (Baca Hal 2). Dilema. BACA BERITA LENGKAP, DOWNLOAD DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2021/08/03082021.pdf

[3d-flip-book id="60506" ][/3d-flip-book]
Share:
Lentera Today.
Lentera Today.