05 April 2025

Get In Touch

Gempa Haiti Berkekuatan 7,2 SR Tewaskan 304 Orang dan Ribuan Luka-Luka

Kondisi Haiti pascagempa bumi. (ist)
Kondisi Haiti pascagempa bumi. (ist)

HAITI (Lenteratoday) – Gempa bumi besar dengan kekuatan 7,2 magnitudo melanda barat daya Haiti pada Sabtu (14/8/2021) waktu setempat. Berdasarkan keterangan pihak berwenang, gempa tersebut sedikitnya mengakibatkan 304 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka atau hilang.

Dari laporan Reuters menyebutkan bahwa berbagai bagunan seperti, gereja, hotel, dan rumah menjadi puing-puing akibat gempa besar yang melanda negara miskin di wilayah Kepulauan Karibia itu.

Lembaga Survei Geologi Amerika (USGS) menyebutkan bahwa gempa berkekuatan 7,2 skala richter ini diikuti oleh serangkaian gempa susulan. Sementara, titik pusat gempa berada di 8 km (5 mil) dari kota Petit Trou de Nippes, sekitar 150 km barat ibukota Port-au-Prince, pada kedalaman 10 km.

Getaran gempa tersebut juga turut dirasakan di beberapa negara lain seperti Kuba dan Jamaika berpotensi lebih besar. Layanan Perlindungan Sipil Haiti mengatakan jumlah korban tewas awal mencapai 304, dengan sedikitnya 1.800 terluka

USGS mengingatkan, gempa berpotensi menyebabkan korban yang tinggi dan bencana yang meluas. Masyarakat di Kepulauan Karibia bergegas meninggalkan rumah usai gempa.

Sementara, Perdana Menteri, Ariel Henry mengumumkan keadaan darurat selama sebulan. Gempa sempat memicu peringatan dini tsunami oleh otoritas Amerika Serikat. Untunglah, peringatan tsunami dicabut tak lama setelahnya.

Gempa sendiri terjadi ketika kondisi Haiti kurang kondusif, sebab saat ini Haiti berada pada krisis politik, kemanusiaan, dan keamanan. Kondisi pemerintah juga berada dalam kekacauan, sebulan setelah pembunuhan Presiden Jovenel Moise.

Sementara itu, sebagian besar warga menghadapi kelaparan yang meningkat dan layanan kesehatan kewalahan oleh Covid-19.  Parahnya lagi, akses ke wilayah selatan, tempat gempa terjadi, telah dibatasi oleh kontrol geng di daerah-daerah utama. (ist)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.