
SURABAYA (Lenteratoday) - Dinas Perhubungan Surabaya mencatat, jumlah penumpang Suroboyo Bus mengalami penurunan drastis ditengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat maupun Level 4.
Berdasarkan data yang dihimpun, mulai (1/7/2021) sampai (13/7/2021), total penumpang sebanyak 11608 orang. Kemudian, pada tanggal yang sama bulan Agustus 2021, total penumpang menurun menjadi 6378 orang. Dengan kata lain, selisih penumpang dalam dua bulan tersebut mencapai 5230, atau persentasenya 45 persen.
Franki Yuanus, Kepala UPTD Pengelolaan Transportasi Umum Dinas Perhubungan Surabaya, mengatakan, total armada Suroboyo Bus berjumlah 20 armada. Selama PPKM, hanya 14 armada saja yang masih beroperasi.
"Bahkan pada saat PSBB lalu cuma 10 armada. Karena ada pembatasan jalan dan jam kerja. Kemudian ada PPKM, Bundaran Waru dibuka, mall juga kembali beroperasi kami tambah jadi 14 armada," ujarnya, Minggu (15/8/2021)
"Untuk jam operasional diatas jam 9 masih ada. Jam 10 baru pulang. Kalau PSBB dulu beroperasi sampai jam 5 sore," sambungnya
Yang jelas, kata Franki, pihaknya terus berkomitmen memberikan pelayanan penyediaan transportasi. Meskipun mengalami pengurangan kapasitas sebanyak 50 persen.
"Harapannya,kalau secara global semoga Covid 19 segera hilang. Semua aspek berjalan normal, khususnya transportasi, bisa normal dan bersinergi satu sama lain. Demi pemulihan ekonomi serta hajat hidup semua orang," ucapnya.
Lebih lanjut ia menyebutkan, nantinya ada pengembangan rute baru dan alternatif pembayaran yang sedang dirampungkan.
"Rute ke barat nanti ada lagi. Seperti ke Wiyung, rute rute baru juga nantinya bertahap. Bagi masyarakat yang ingin menggunakan Suroboyo Bus bisa dicek di Aplikasi Go Bis," tuntasnya. (Ard)