NERACA PERDAGANGAN SURPLUS TRILIUNAN, DI KANTONG RAKYAT HANYA RECEHAN, DUH! [Koran Digital Kamis, 19/8/2021]
EKONOMI Indonesia sudah pulih? Jawabannya bisa iya, bisa tidak. Di lihat dari skala besar, neraca perdagangan negeri ini berhasil tidak ‘tekor’ alias surplus selama 15 bulan berturut-turut. Tentu saja pencapaian luar biasa di tengah pandemi Covid-19. Artinya, nilai ekspor lebih tinggi dari impor. Tapi kalau ditelisik lebih jauh, bila dibanding tahun lalu perdagangan RI masih lesu. Kenaikan ekspor hanya 29 persenan, sementara impor melonjak hingga 44 persenan (Y-o-Y). Bahkan bila dibanding bulan sebelumnya (Juni 2021), ekspor dan impor Juli sebenarnya menurun. Masih ‘sakitnya’ekonomi juga tampak dari masyarakat yang makin dalam menginjak ‘rem’ konsumsi. Bahkan menurut penelitain lembaga-lembaga ekonomi, kucuran dana bantuan sosial (bansos) tak mampu menopang geliat ekonomi masyarakat. Meski tidak bisa langsung ‘head to head’ tapi data-data ini membuktikan bila roda ekonomi belum baik-baik saja. Sebab, meski data besar menunjukkan angka triliunan tapi di kantong-kantong warga hanya ada ‘recehan’. Jangan jumawa. BACA BERITA LENGKAP, DOWNALOAD DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2021/08/19082021.pdf
[3d-flip-book id="62601" ][/3d-flip-book]