
Blitar - Guna menjaga keamanan siswa dipulangkan lebih awal. Sedangkan pemilik toko, dan warung di Kota Blitar dihimbau untuk menutu usahanya. Hal ini seiring dengan laga semi final antara Persebaya vs Arema FC.
Himbauan ini disampaikan Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Blitar yang semula hanya untuk empat sekolah, akhirnya diikuti oleh sekolah lainnya. Sesuai surat pemberitahuan dari Dindik Kota Blitar no 420/367/410.110.1/2020 dari hasil koordinasi dengan KONI Kota Blitar, terkait pelaksanaan pertandingan sepak bola semifinal Piala Gubernur 2020 di Kita Blitar. "Maka siswa di empat sekolah dipulangkan lebih awal yaitu jam 08.30 Wib," tutur Kepala Sekolah SDN Kepanjen Lor 3, Sunarti, Selasa (18/2/2020).
Sunarti mengungkapkan surat tersebut diterima Senin (17/2/2020) siang kemarin, sehingga di depan gerbang sekolah dipasang pengumuman. Adapun empat sekolah dalam surat tersebut yaitu SD Kepanjen Lor 3, SD Sentul 2, SD Kauman 2 dan SMP Negeri 7. "Meskipun hari ini jadwal try out murid kelas 6, tapi bisa dilaksanakan lebih awal jam 06.45 sampai jam 08.30 WIB selesai dan langsung pulang," ungkapnya.
Namun, mendadak beberapa sekolah membuat kebijakan yang sama memulangkan lebih cepat siswanya seperti Mts Negeri 2 Bendo Jl. Ciliwung juga memulangkan muridnya jam 11.00 Wib. Demikian juga Sekolah SD Al Ghifari Jl. Sumba, juga memulangkan muridnya jam 12.30 WIB.
Kepala Dindik Kota Blitar, Priyo Suhartono ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya menghubungi seluruh kepala sekolah di Kota Blitar, agar memulangkan lebih cepat siswanya. "Karena melihat kondisi di lapangan, serta orang tua yang khawatir dengan anaknya. Maka saya persilahkan untuk memulangkan lebih cepat," ujar Priyo.
Sementara itu, pemilik toko dan warung atau usaha lainya di Kota Blitar terutama di sekitar Stadion Soeprijadi juga dihimbau menutup usahanya. "Kita sudah menyampaikan himbauan, agar pemilik toko, warung atau usaha lainnya tutup," kata Kepala Kesbangpol PBD Kota Blitar, Hakim. (ais)