
SINGAPURA (Lenteratoday)- Meski pemerintah sudah mengubah status Covid-19 menjadi endemik dan tingkat vaksinasi capai 80 persen, tapi Singapura masih dihantam hampir 3.000 kasus.
Singapura melaporkan 2.909 kasus baru Covid-19 pada Jumat (1/10/2021) siang dan delapan kematian akibat komplikasi virus corona. Dilaporkan tujuh dari korban adalah pria dan satu wanita asal Singapura.
Dikutip dari CNA, di antara pasien yang meninggal, empat belum divaksinasi Covid-19, dua baru divaksinasi satu dosis dan dua lainnya sudah mendapatkan dosis penuh vaksin Covid-19. Semua pasien yang meninggal memiliki kondisi penyakit penyerta.
Dari kasus baru tersebut, 2.897 merupakan infeksi menular lokal, terdiri dari 2.079 kasus di masyarakat dan 818 warga asrama. Di antara kasus-kasus ini adalah 556 manula di atas usia 60 tahun.
Ada juga 12 kasus impor, dengan tujuh terdeteksi pada saat kedatangan di Singapura dan lima yang mengembangkan penyakit selama pemberitahuan tinggal di rumah atau periode isolasi.
Hingga Jumat, Singapura telah melaporkan total 99.430 kasus COVID-19 sejak awal pandemi.
Lonjakan infeksi baru-baru ini setelah pelonggaran beberapa pembatasan telah mendorong Singapura untuk menghentikan pembukaan kembali lebih lanjut. Itu juga memperketat pembatasan mulai minggu ini yang membatasi pertemuan sosial hingga dua orang dan pekerja menjadi wajib melakukan pekerjaan dari rumah.(*)
Sumber: CNA
Editor: Widyawati