SOAL PEMBIAYAAN PROYEK KERETA CEPAT: JOKOWI PLINTAT-PLINTUT, APBN BISA ‘BENJUT’ [Koran Digital Senin, 11/10/2021]
DI tengah pandemi Covid-19 yang menguras ‘dompet’ Indonesia, tetiba Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuat keputusan yang mengejutkan. Pemerintah membiyai proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Padahal dulu Jokowi berujar bila proyek itu tidak akan dibiayai oleh uang negara. Alasannya, biar tidak membebani keuangan negara. Namun janji tinggal janji, kini kebijakan berbeda telah diambil. Dengan dalih langkah ini dilakukan lantaran kondisi keuangan perusahaan konsorsium proyek tersebut terdampak pandemi corona, pemerintah memutuskan merogoh kantong. Pengamat bilang ancaman APBN ‘benjut’ pun terbuka lebar. Sebab saat ini posisi proyek tersebut sedang ‘berdarah-darah’ dengan pembengkakan biaya hingga 30%.https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2021/10/11102021.pdf
[3d-flip-book id="69815" ][/3d-flip-book]