06 April 2025

Get In Touch

Santri di Sidoarjo Diduga Meninggal Dianiaya Senior

Suasana di Pondok Pesantren lokasi dugaan penganiayaan. Suasana di Pondok Pesantren lokasi dugaan penganiayaan.
Suasana di Pondok Pesantren lokasi dugaan penganiayaan. Suasana di Pondok Pesantren lokasi dugaan penganiayaan.

SIDOARJO (Lenteratoday) - Dugaan kasus kekerasan di pondok pesantren oleh santri senior pada juniornya kembali terjadi. Kali ini menimpa salah satu santri MZ (15) di salah satu pondok pesantren di Tanggulangin, Sidoarjo. Bahkan, akibat kekerasan tersebut, korban asal Dinoyo, Surabaya meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Sidoarjo.

Berdasarkan informasi yang didapat, peristiwa itu bermula pada hari Minggu (10/10/2021).. Ketika itu, ta'mir masjid pondok itu melakukan introgasi terhadap korban dan rekan rekannya FV, NM, KS dan KD atas kasus pencurian uang milik santri lain. Dari introgasi tersebut korban dan rekan-rekannya mengaku telah mengambil uang milik santri yang lain.

Berdasarkan pengakuan mereka, uang tersebut digunakan untuk membeli jajan dan rokok di luar pondok. Sedangkan, pondok jelas memberikan aturan tidak boleh merokok. Diduga, bermula dari pengakuan itulah santri senior bernial AB bersama rekannya melakukan penganiayaan, hingga mengakibatkan korban MZ meninggal dunia. Sedangkan empat korban lainnya mengalami luka ringan.

Sementara itu, salah satu pengurus pondok yang enggan menyebutkan namanya saat dikonfirmasi awak media mengaku mendapat laporan dari pengurus lain atas kasus pencurian tersebut. "Waktu dikumpulkan itu korban dan kawan-kawannya mengaku bahwa mengambil uang sesama santri untuk membeli rokok," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Tanggulangin, AKP. Masyur Ade mengatakan terkait dengan kasus tersbeut telah melakukan pemeriksanaan awal terhadap belasan. "Kita hanya membantu memeriksa saksi, yang menangani perkara ini adalah Satreskrim Polresta Sidoarjo. Jika ingin konfirmasi lengkap langsung ke Kasatreskrim atau Kapolresta saja," ujar Kapolsek Tanggulangin. (*)

Reporter : Angga Prayoga

Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.