06 April 2025

Get In Touch

Jerapah Baru Bakal Temani Moritz di KBS

Seekor Jerapah milik Kebun Binatang Surabaya (KBS),  Moritz, sedang menikmati santapannya, Jumat (22/10/2021)
Seekor Jerapah milik Kebun Binatang Surabaya (KBS),  Moritz, sedang menikmati santapannya, Jumat (22/10/2021)

SURABAYA (Lenteratoday) - Seekor Jerapah milik Kebun Binatang Surabaya (KBS), Moritz, tidak akan lagi sendirian. Pasalnya, hewan yang identik dengan leher panjang ini bakal memiliki pasangan hidup. Saat ini, petugas tengah menyiapkan kandang yang akan ditempati oleh temannya nanti.

Humas KBS, Agus Supangat, mengatakan ini merupakan salah satu upaya untuk bisa melaksanakan fungsi konservasi dengan mencarikan pasangan atau teman bagi satwa yang masih tunggal. Moritz yang umurnya sekarang sekitar 10 tahun telah menjadi koleksi mulai tahun 2013.

"Sudah 8 tahun sendirian. Mudah mudahan awal tahun Moritz mendapatkan teman. Moritz didatangkan masih remaja usianya sekitar 2 tahun lebih, lahir tahun 2011, tiba di KBS 2013. Jadi hasil kerja sama salah satu lembaga konservasi di Jerman," ujarnya ketika ditemui di lokasi, Jumat (22/10/2021).

Jerapah dengan nama latin Giraffa Camelopardalis itu adalah salah satu satwa liar yang masuk kategori langka. Hewan ini banyak dijumpai di benua afrika dengan habitat di padang savana.

"Kami kerjasama dengan salah satu lembaga konservasi di Indonesia. Mudah mudahan pasangannya usia produktif, daya hidupnya bisa 20-30 tahun. Sepertinya sekitar 10 tahun masih produktif," tutur Agus

"Yang jelas sebelum datang, kami siapkan dan bangunkan kandangnya. Prosedurnya akan ditinjau oleh tim medis dari lembaga konservasi," sambungnya.

Ke depan, kata Agus, pihaknya juga akan mencarikan pasangan bagi satwa tunggal lainnya. Seperti Zebra, Bekantan, Komodo, Jalak Bali, dan lain sebagainya.

Melalui kerja sama dengan lembaga konservasi lainnya. Nantinya ada titik temu dengan harapan pemenuhan kebutuhan satu sama lain.

"Mudah mudahan bisa berjalan lancar, sesuai dengan rencana, bisa meningkatkan animo pengunjung," pungkasnya. (*)

Reporter : Ardini Pramitha

Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.