
MOJOKERTO (Lenteratoday) - Tak jelas apa motifnya, Sulis Eko Cahyono (54) warga Lingkungan Balongcangkring, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Jawa Timur, dibacok oleh dua orang tak dikenal di depan rumahnya, Senin (8/11/2021) malam.
Akibat kejadian tersebut, korban yang berprofesi pedagang alat cetakan kue ini mengalami luka sayatan senjata tajam di bagian leher, tangan dan pinggang. Akibatnya, korban sempat tidak sadarkan diri dan harus segera dilarikan ke IGD RSUD dr. Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto guna mendapatkan perawatan medis secara intensif.
Berdasarkan keterangan dari lokasi kejadian, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.50 WIB. Warga sekitar rumah korban tiba-tiba mendengar suara gaduh dan setelah dilihat korban sedang cek-cok dengan 2 orang laki-laki tak dikenal. Mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya bisa menolong kondisi korban yang sudah dalam keadaan berlumuran darah segar mengevakuasi ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan perawatan medis
"Saya tahunya bapak saya dipukuli oleh dua orang sampai berlumuran darah. Yang mukuli bapak saya lari pak," ujar Angga (7) anak pertama korban saat ditemui di TKP.
Bani, warga sekitar, menambahkan jika dia mendengar ada teriakan anak-anak minta tolong. Begitu dia keluar rumah, tahu-tahu korban sudah tergeletak dalam kondisi berlumuran darah dan tak sadarkan diri.
"Saat itu juga kita bersama warga langsung mengevakuasi korban ke IGD RSUD dr. Wahidin Sudirohusodo, Kota Mojokerto," ujar Bani.
Secara terpisah, Kapolres Mojokerto Kota, AKBP. Rofig Ripto Himawan, SiK.,SH.,MH mengatakan, hingga saat ini belum mengetahui motif pelaku. Dari hasil olah TKP sementara, diduga saat kejadian, korban melakukan perlawanan terhadap pelaku dengan indikasi adanya beberapa bangunan milik warga yang rusak hingga roboh.
"Dipastikan saat kejadian, korban saat itu dalam keadaan pengaruh minuman keras (Miras) alias mabuk. Pelakunya sudah teridentifikasi identitasnya dan doakan semoga segera bisa kita amankan. Saat ini anggota sudah melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku sesuai keterangan beberapa saksi jika korban telah dianiaya oleh dua orang laki-laki," pungkas Rofiq. (*)
Reporter : Wisnu Joedha
Editor : Lutfiyu Handi