
SURABAYA (Lenteratoday) - Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya diminta meningkatkan kualitas pelayanan transportasi umum di kota setempat, terutama Suroboyo Bus pada 2022.
Anggota Komisi C DPRD Surabaya, William Wirakusuma memaparkan Suroboyo Bus direncanakan akan didukung dengan angkutan umum pengumpan (feeder) mulai tahun depan. "Feeder nanti difokuskan dahulu pada 1-2 jalur utama yang paling ramai," kata William, Rabu (11/11/2021).
Dengan pemfokusan tersebut diharapkan pelayanan akan benar-benar optimal sehingga meningkatkan minat warga untuk berpindah dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum. Layanan feeder kelak, kata dia, diusulkan maksimal headway (waktu tunggu)-nya 10 menit. "Kalau sudah berhasil, baru nanti sistemnya diduplikasi ke rute-rute yang lain," ujar dia.
William menerangkan pada tahun anggaran 2022, Pemkot Surabaya mengalokasikan anggaran jasa feeder sebesar Rp 38 miliar. Dengan dana sebanyak itu, William mengharapkan pemkot memperhatikan kualitas layanan transportasi, kenyamanan, keamanan, ketepatan waktu, harga, dan keselamatan.
Selain armada, tahun depan, Pemkot juga merencanakan pembangunan dan perbaikan sarana pejalan kaki.
"Saya berharap anggaran itu dapat digunakan untuk perbaikan sarana first miles and last miles sehingga minat penggunaan transportasi benar-benar bisa terdongkrak," tutur dia.
William mengakui tahun ini, Pemkot Surabaya telah melakukan sejumlah terobosan perbaikan transportasi seperti pembentukan badan layanan umum daerah (BLUD), penyediaan pembayaran cashless, dan penambahan armada. "Untuk itu, tahun depan layanan transportasi di Kota Surabaya harus lebih baik lagi," ucap William. (*)
Reporter : Ardini Pramitha / ADV
Editor : Lutfiyu Handi