04 April 2025

Get In Touch

Dampak Isu Virus Corona, Pemohon Paspor Wisata Turun 40 Persen

Dampak Isu Virus Corona, Pemohon Paspor Wisata Turun 40 Persen

Blitar - Permohonan pembuatan paspor pada Kantor Imigrasi Kelas 2 Non TPI Blitar, mengalami penurunan sekitar 40 persen sejak maraknya isu Virus Corona.

Penurunan permohonan paspor ini terjadi sejak 2 bulan terakhir, tepatnya sejak maraknya isu Virus Corona menginfeksi negara-negara tujuan wisata di Asia. "Memang adanya isu Virus Corona ini memberikan dampak yang cukup signifikan, terhadap jumlah pemohon paspor di Kantor Imigrasi Kelas 2 Non TPI Blitar ini," tutur Kasi TI dan Komunikasi Keimigrasian pada Kantor Imigrasi Klas 2 Non TPI Blitar, Dian Widyastuti, Kamis (5/3/2020).

Selama 2 bulan terakhir dampak penurunan cukup signifikan, yakni sekitar 40 persen. Dalam kondisi normal rata-rata sekitar 100-150 pemohon per hari, sekarang hanya 80-90 pemohon saja. "Artinya penurunan sekitar 40 persen, dibandingkan dengan kondisi normal saat tidak ada isu Virus Corona," ungkap Dian.

Penurun ini terutama untuk paspor keperluan wisata, dijelaskan Dian pada Pebruari ini pihaknya juga melayani permohonan paspor untuk calon jamaah haji. Sementara untuk paspor haji tidak ada perubahan. "Karena sudah ada kuotanya, jadi tidak ada perubahan yang signifikan," jelasnya.

Jadi pemohon untuk paspor wisata yang paling banyak mengalami penurunan, sedangkan untuk umroh tidak ada perubahan. Karena pihak travel agent tetap akan memproses paspornya, hanya mungkin terjadi perubahan waktu keberangkatannya. "Jadi haji dan umroh, jumlahnya tetap signifikan tidak ada perubahan," paparnya.

Ditanya apakah penurunan pemohon paspor ini dari pribadi pemohon, atau pihak biro perjalanan (travel agent). Menurut Dian dari pribadi yang bersangkutan, karena dari penurunan 40 persen ini 30 persen paspor untuk wisata. "Dengan tujuan wisata negara di Asia, terbanyak tujuannya ke Singapura dan Malaysia," pungkasnya. (ais)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.