Charity Art Exhibition, Cara Siswa SMP Al Falah Deltasari Kumpulkan Donasi untuk Korban Bencana Semeru

SIDOARJO (Lenteratoday) - Memasuki ruang Ballroom SMP Al Falah Deltasari Sidoarjo pandangan mata langsung disuguhi berbagai produk karya siswa. Ruangan itu disulap menjadi sebuah ruang pameran seni yang artistik. Berbagai karya siswa ditata dengan apik dan menarik.
Dari pintu masuk, para tamu diarahkan menjelajahi sudut-sudut ruangan. Di sudut sebelah kanan terpampang lembaran-lembaran kain batik. Itu adalah hasil karya siswa dari kelas peminatan Batik Canting. Kain batik itu diberi label harga Rp 100.000,-.
Bersebelahan dengan kain batik, didisplay beberapa lampu hias dari bahan tabung akrilik. Tabung itu berisi gelembung-gelembung air yang disorot lampu dari bawah tabung. Ditata apik di atas meja, lampu hias itu terlihat megah. Untuk karya seni ini dibanderol Rp 450.000,-.
Selanjutnya, mengikuti alur jalan yang dibuat, dipajang hasil karya meronce berupa konektor masker, tas dan kaos sablon, hiasan dinding dari barang bekas, eco printing bermotif daun-daun, kain motif batik jumputan, seni phyrogrphy berupa tulisan kaligrafi di atas kayu, serta hasil anyaman. Masing-masing diberi harga antara Rp 15.000 – Rp 150.000,-.
Charity Art Exhibition merupakan pameran berbagai produk karya seni siswa SMP Al Falah Deltasari Sidoarjo. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu (17-18/12/2021).
Produk karya siswa yang dipamerkan itu merupakan hasil dari kelas peminatan yang dilaksanakan selama dua hari, Senin-Selasa (13-14/12/2021). Ada sembilan jenis peminatan yang diikuti sesuai pilihan siswa. Jenis minat itu adalah Batik Jumputan, Eco Printing, Sablon, Phyrografi, Macrame, Barang Bekas Berkualitas, Meronce, Batik Canting, dan Lampu Hias Kamar.
Kelas peminatan itu merupakan upaya sekolah dalam menumbuhkembangkan minat dan bakat siswa di luar bidang akademik. Karena itu disiapkan berbagai macam keterampilan yang bisa diikuti semua siswa sesuai dengan minat dan bakat mereka.
Menurut Annura Wulan Darini, ketua panitia pameran, Charity Art Exhibition merupakan cara siswa mengumpulkan donasi untuk membantu para korban bencana letusan gunung Semeru.
“Hasil dari penjualan akan kami sumbangkan untuk membantu korban bencana gunung Semeru. Momennya sangat tepat untuk menumbuhkan rasa empati siswa. Mereka dengan ide dan kreativitas menghasilkan karya seni yang luar biasa. Dan dengan kreativitasnya mereka mampu menyumbang untuk korban bencana.,” kata Annura.
Pameran ini bersamaan dengan pembagian rapor semester gasal. Sebelum mengambil rapor di wali kelas, Wali murid diarahkan untuk melihat pameran dan membeli hasil karya anak-anak mereka.
Sri Lestari, Ibunda Andrias Dicta Nayaka kelas 7.1, serius mengamati karya anaknya. Ia sangat senang melihat hasil karya anaknya dipajang.
“Alhamdulillah, karya anak-anak bagus-bagus semua. Saya ikut bangga pada semua guru yang sudah membimbing anak-anak. Tidak butuh waktu lama anak-anak bisa menciptakan karya seni yang luar biasa. Itu akan bermanfaat bagi kehidupan mereka. Apalagi pada era sekarang, jika anak-anak kreatif, anak-anak bisa side job online juga. Luar biasa SMP Al Falah Deltasari,” katanya penuh bangga.
Penulis : M Anshor Sja'roni
Setiap konten/artikel dalam rubrik ini menjadi tanggungjawab kreator/penulis.