
JAKARTA (Lenteratoday) -Belanda mengumumkan penerapan lockdown nasional di tengah lonjakan kasus Covid-19 yang disebabkan oleh varian Omicron.
Melansir Associated Press, lockdown tersebut akan diterapkan di seluruh Belanda mulai Minggu (19/12/2021) hingga 9 Januari 2022.
Pengumuman lockdown nasional disampaikan oleh Perdana Menteri Belanda Mark Rutte pada Sabtu (18/12/2021).
Selama lockdown, toko, bar, dan restoran yang tidak penting harus tutup.
"Saya bisa mendengar seluruh orang Belanda menghela napas. Semua ini, tepat satu pekan sebelum Natal," kata Rutte.
Para ahli kesehatan Belanda meminta pemerintah mengambil strategi penguncian (lockdown) penuh. Padahal negeri itu telah melakukan penguncian sebagian, bahkan diperpanjang hingga Januari 2022.
Penyiar RTL Nieuws dan surat kabar NRC Handelsblad mengutip sumber-sumber di dalam panel ahli yang dilakukan bersama pemerintah. "Ada Rekomendasi yang belum dipublikasikan sebelum pemerintah mengambil keputusan, bahwa negeri itu harus benar-benar mengunci mobilitas kecuali toko-toko penting," kutip Reuters, Sabtu (18/12/2021).
Jumat, Institut Kesehatan Nasional (RIVM) melaporkan 15.433 kasus Covid-19 varian baru. Angka ini sebenarnya turun sekitar 25% dari minggu sebelumnya.
Tetapi, ini masih di atas rekor kasus di gelombang Covid-19 sebelumnya. Sistem perawatan kesehatan yang tegang di negara itu telah menganggu perawatan rutin dan memaksa operasi batal kecuali mendesak karena Covid-19.
Belum lagi masuknya Omicron, varian baru corona yang sangat menular di negeri itu. Omicron menurut riset berkembang bak 70 kali dalam 24 jam, melebihi kecepatan Delta.
Menteri Kesehatan Hugo de Jonge mengatakan kekhawatirannya. "Saya tidak akan mengatakan tindakan ekstra apa yang mungkin diperlukan," katana dikutip dari media yang sama.
Belanda sediri rencananya akan mengambil keputusan langkah baru pelangana Covid-19 hari ini. Pemerintah Perdana Menteri Mark Rutte dijadwalkan bertemu para penasihat kesehatan.
Selasa, pemerintah telah memperpanjang jam malam pukul 17.00 sore hingga 05.00 pagi yang telah berlaku sejak November. Penutupan bar, restoran, dan sebagian besar toko pada pululam tersebut berlanjut hingga 14 Januari (*)
Sumber: CNBC
Editor: Arifin BH