
Blitar - Tiga bakal calon (balon) Walikota dan Wakil Walikota Blitar, tersingkir dalam proses penjaringan yang digelar DPC PPP Kota Blitar. Ketiga nama tersebut Heru Sunaryanta, Muhtar Lubby dan Thofan Herinoto.
Ketua DPC PPP Kota Blitar, Agus Zunaedi menyampaikan dari hasil proses penjaringan oleh Desk Pilkada yang semula 7 orang pendaftar, 6 yang hadir memenuhi undangan untuk menyampaikan visi misi dalam tahapan fit and proper test melalui Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) DPC PPP Kota Blitar. "Keenamnya memaparkan visi misinya dihadapan kader mulai perwakilan DPW, DPC, PAC dan ranting," tutur Agus, Selasa (10/3/2020).
Dijelaskan Agus, dari paparan visi misi itu bisa diketahui apa manfaatnya untuk partai, masyarakat dan kemajuan Kota Blitar jika direkom. "Penilaian dilakukan oleh Ketua DPC, Ketua dan Sekretaris PAC dan Ketua Desk Pilkada," jelasnya.
Penilaian tidak hanya dari visi misi saja, tapi banyak hal seperti komunikasi dengan partai lain seperti apa. Kemudian pendanaan, tim, saksi, publikasi dan masukan dari masyarakat terkait balon juga dihimpun. "Hingga muncul 5 nama, setelah itu dibentuk lagi tim seleksi untuk menentukan sampai disepakati 4 nama yang dikirim ke DPP melalui DPW PPP Jatim," ungkap Agus.
Keempat nama yang diusulkan DPC PPP Kota Blitar ke DPW PPP Jatim yaitu Nuhan Eko Wahyudi (kader PPP), Tjujuk Sunaryo (kader Partai Gerindra) Hendri Predipta Anwar (kader PDIP) dan Galih Saksana (Pengusaha). "Secara administrasi sudah lolos semua, keempat nama tersebut akan diserahkan ke DPW oleh Ketua Desk Pilkada DPC PPP Kota Blitar, dengan didampingi Ketua DPC," ujar Agus.
Ditegaskan Agus jika nantinya keempat nama tersebut tidak hanya sekedar diserahkan, tapi perlu penjelasan secara khusus kepada Ketua DPW PPP Jatim. "Saya sendiri selaku Ketua DPC yang akan menjelaskan tentang latar belakang keempat calon, termasuk masukan dari masyatakat," paparnya.
Disinggung mengenai posisi apa yang akan diusulkan ke DPP PPP, calon Walikota atau Wakil Walikota, Agus mengaku belum bisa memastikan, karena PPP hanya mempunyai 3 kursi dan minimal untuk bisa mengusung sendiri perlu 5 kursi. "Karena itulah juga harus diketahui apakah bakal calonnya sudah komunikasi dengan partai lain, jangan sampai setelah direkom ternyata belum ada komunikasi," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya ada 7 balon yang mendaftar penjaringan balon Walikota dan Wakil Walikota melalui DPC PPP Kota Blitar yaitu :
Heru Sunaryanta (kader Demokrat), Nuhan Eko Wahyudi (kader PPP), Muhtar Lubby (kader NU), Tjujuk Sunaryo (kader Gerindra), Hendri Pradipta Anwar (kader PDIP juga anak mantan Walikota Blitar Samanhudi Anwar), Thofan Herinoto (Polri) dan Galih Saksana (pengusaha).(ais)