SIAP tidak siap, ya harus siap! ‘Mantra’ tersebut tampaknya bakal diucapkan seluruh bangsa di dunia menghadapi sederet krisis, terutama ekonomi di tahun 2022. Tantangannya mulai dari krisis energi, gangguan rantai pasokan imbas pandemi Covid-19, hingga efek dari krisis properti Cina. Tak ketinggalan ancaman yang datang dari Amerika Serikat dengan melakukan pengurangan stimulus atau tapering off. Sebagai salah satu mitra dagang utama RI, bila guncangan terjadi di negeri Tirai Bambu dan Paman Sam, maka ekspor pun dipastikan akan melorot tajam. Buntutnya, perekonomian dalam negeri hanya bergantung pada konsumsi dosmetik. Padahal, daya beli masyarakat tahun depan diprediksi belum normal mengingat masih tingginya ancaman pandemi Covid-19. Apakah Indonesia siap? Mari kita ucapkan mantranya bersama-sama.https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2021/12/31122021.pdf
[3d-flip-book id="79932" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2021/12/31122021.pdf">