INDONESIA ‘red alert’ serangan siber. Terbaru, data di Bank Indonesia (BI) diretas hacker yang mengatas namakan dirinya geng Ransomware Conti. Conti adalah jenis ransomware yang disebut ransomware-as-a-service (RaaS). Mereka membobol jaringan lewat spearphishing dari email dengan attachment atau link berbahaya, masuk lewat kredensial Remote Desktop Protocol (RDP) yang lemah, sambungan telepon, software palsu dengan SEO, jaringan distribusi malware atau titik lemah lain pada target. Sebanyak 487,09 MB data milik BI diduga telah mereka curi. Folder tersebut memuat berbagai jenis data, mulai dari posisi tabungan masyarakat dalam rupiah, valuta asing (valas) bank umum, hingga bon. Apa kabar RUU Perlindungan Data Pribadi? Mau menunggu berapa korban lagi?https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2022/01/21012022.pdf
[3d-flip-book id="82491" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2022/01/21012022.pdf">