
Sidoarjo - Sekelompok pemuda pemudi yang tergabung dalam karang taruna (kartar) desa Keboananom sedang bergeliat menyiapkan kegiatan bersama Dosen dan beberapa mahasiswa UMSIDA, Minggu (15/03/2020).
Kegiatan tersebut merupakan Program Kemitraan Masyarakat Institusi (PkaMI) Pemuda Desa Keboananom sebagai promotor sosiopreuner kemandirian ekonomi yang digagas oleh Nur Ravita Hanun, SE., MA dan Dr. Hadiah Fitriyah, SE., M.Si (Dosen Akuntansi UMSIDA) serta Rima Azara, SP., MM (Dosen THP UMSIDA).
"Kegiatan ini adalah pelatihan bersama dengan teman-teman kartar dan ibu ibu Desa keboananom, untuk dapat memanfaatkan hasil panen dari kebun disekitar bantaran sungai menjadi produk olahan yang memiliki nilai ekonomis," ungkap Hanun
Ia menambahkan semisal panen cabe, kangkung atau sawi hanya diolah menjadi menu masakan rumah, padahal jika hasil panen tersebut diolah menjadi produk dapat menambah sumber pendapatan tersendiri.

Hanun menandaskan, kegiatan pelatihan ini bukan sesaat ini saja, tetapi awal bulan lalu ada kegiatan menanam bersama pemuda kartar di sekitar bantaran sungai gambir anom dan dalam waktu dekat juga akan ada pelatihan manajemen pemasaran dan pengelolaan keuangan usaha serta kedepan hubungan mitra yang baik ini akan terus dikembangkan.
Pihaknya juga menyampaikan banyak terimakasih pada warga Desa Keboananom khususnya rekan-rekan kartar yang telah sangat antusias berpartisipasi dalam program tersebut. "Serta terima kasih UMSIDA yang selalu mendukung dosen dan mahasiswanya dalam program mengabdi untuk kesejahteraan masyarakat," katanya.
Kegiatan ini juga melibatkan beberapa mahasiswa, diantaranya mahasiswa jurusan Teknik Hasil Pangan (THP) UMSIDA. Rekan – rekan mahasiswa yang menciptakan inovasi pengolahan produk diminta untuk mempresentasikan kepada peserta bagaimana pengolahan stik kangkung.
Sementara, Ketua karang taruna Enrico menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan, pemaparan, dan materi sudah oke. "Mungkin hanya sedikit masukan terkait dengan workshopnya ada bentuk praktik langsung yang tidak hanya melibatkan beberapa peserta tapi bisa melibatkan semua peserta ikut aksi dan dengan di dampingi Tim yang ada. Tapi keseluruhan sudah oke," jlentreh Rico (pin)