
JAKARTA (Lenteratoday)- Konflik antara Rusia dan Ukraina, yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan NATO membuka tahun 2022 dengan ketegangan dan potensi meledaknya Perang Dunia 3.Rusia diyakini akan menyerang Ukraina. Sekitar 100.000 pasukan, klaim intelijen Barat, sudah berada di perbatasan.
AS dan NATO juga telah mengirimkan pasukan, kapal perang dan jet tempur ke wilayah Laut Hitam, karena permintaan Ukraina. Meski bekas Uni Soviet, Ukraina sekarang merapat ke NATO.
Kepada Sky News, seorang pejabat senior Ukraina pernah menyebut itu.Namun sebenarnya Ukraina bukan satu-satunya wilayah yang rentan menjadi templat meledaknya Perang Dunia 3. Mengutip 19fortyfive Dr. Robert Farley, pengajar studi keamanan dan diplomasi di The Patterson School, AS, memaparkan wilayah lainnya.
Taiwan menjadi negara yang berisiko tinggi terjadi Perang Dunia #.Selama setahun terakhir, Taiwan jadi titik panas antara Cina dan AS. Cina menganggap Taiwan sebagai provinsinya namun pulau itu sebaliknya.Sementara AS merupakan pendukung utama Taiwan. Meski belum mengakui kemerdekaan Taiwan, AS menyokong sejumlah hal untuk Taipe termasuk militer."Perang dapat dimulai dengan beberapa cara berbeda," katanya."Cina dapat meluncurkan serangan ... yang dirancang untuk membuat pasukan AS dan Taiwan tidak menyadarinya."
"Dalam segala kemungkinan, eskalasi akan sulit untuk dikelola oleh kedua belah pihak dan perebutan akses ke Taiwan dapat dengan cepat berubah menjadi perang umum."
Iran juga bisa menjadi tempat terjadinya Perang Dunia 3. Negosiasi untuk mengembalikan Iran ke Kesepakatan Nuklir (JCPOA) dengan Barat, Cina dan Rusia hingga kini masih buntu."Jika negosiasi gagal membawa Iran ke dalam kesepakatan, ancaman aksi militer mengintai," katana.
"Meski pemerintahan Biden tampaknya tidak bersemangat tentang prospek perang, sekutu AS di Riyadh (Arab Saudi) dan Yerusalem (Isarel) dapat mencoba untuk memicu konfrontasi ini.""Serupa dengan itu, jika Iran percaya bahwa serangan tidak dapat dihindari, itu bisa mendahului konflit ... Ini bisa membuka peluang di masuknya Rusia dan Cina."
Negeri Kim Jong Un, Korea Utara (Korut) juga bisa jadi titik Perang Dunia 3. Korut diketahui memang tak mesra dengen tetangganya Korea Selatan (Korsel) dan Jepang, yang didukung AS.Pembicaraan damai sola nuklir juga tak membuahkan hasil. Bahkan di awal 2022 ini, negara itu melakukan pengujian senjata sebanyak enam kali dan makin membuat tetangganya khawatir.
Ketegangan di wilayah ini terkait India dan Cina. Kedua negara tegang akibat klaim perbatasan.Konfrontasi mematikan sempat terjadi di 2020. Meski ketegangan menurun namun masih banyak hal tak pasti soal maalah kedua negara.
Cina mungkin unggul di militer. Namun kini, India merapat erat ke AS."Ini merupakan sumber keprihatinan bagi Beijing, terutama mengingat kesediaan baru AS untuk terlibat (India) dalam perjanjian teknologi jangka panjang seperti AUKUS," katanya.
AUKUS sendiri adalah pakta pertahanan AS, Australia dan Inggris di Asia Pasifik. Salah satu komitemnnya adalah membuat kapal selam nuklir untuk Australia.(*)
Sumber: Reuters|Editor: Widyawati