
Sidoarjo - Paska ditetapkannya status tanggap darurat banjir kedua di Tanggulangin Sidoarjo, genangan air yang ada di desa Kedungbanteng dan Banjarasri, kini sudah mulai berangsur surut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, genangan air masih terlihat di tiga RT yang berada di dua desa. Yakni, RT 05 desa Kedungbanteng, dan RT 03 dan RT 05 desa Banjarasri Tanggulangin.
"Ketinggian genangan air sekitar 5 centimeter, dan itu termasuk SMP 2 Tanggulangin dan SDN Banjarasri," ucap Danramil 0816/06 Tanggulangin Kapten Inf. Karyo Edi, Rabu (18/3/2020).
Menurutnya, penyebab genangan air yang masih terjadi di tiga RT, hingga saat ini dalam penelusuran pihak terkait. Penelusuran tersebut dimulai dari area persawahan yang ada di desa Banjarasri hingga area desa Kedungbanteng.
"Padahal pompa air masih berjalan, tapi masih ada genangan di tiga RT ini. Untuk itu, kita lakukan penelusuran," imbuhnya.
Sementara itu, Camat Tanggulangin Sabino Mariano mengungkapkan, meski sebagian besar genangan air sudah surut, pompa air masih aktif dan pelayanan kesehatan juga berjalan. Sedangkan untuk dapur umum dan para relawan sudah tidak ada.
"Para relawan bisa ada nantinya, ketika mereka merasa terpanggil akan gabung dengan kami," tuturnya.
Sabino juga menyampaikan, sebagai langkah berikutnya, pihaknya bersama tim teknis Pemkab Sidoarjo dan instansi terkait lainnya, sedang melakukan peninjauan kembali secara langsung. Hal itu dilakukan, untuk memetakan mana yang menjadi prioritas dalam normalisasi dan peningkatan jalan.
"Hal itu, sebagai rekomendasi untuk langkah normalisasi ataupun peningkatan jalan dan lainnya," jelasnya.(pin)