04 April 2025

Get In Touch

Kasus Positif Corona Tembus 309 dan 29 Meninggal, Jumlah Kasus Akan Meningkat Cukup Banyak

Kasus Positif Corona Tembus 309 dan 29 Meninggal, Jumlah Kasus Akan Meningkat Cukup Banyak

Jakarta – Jumlah kasus positif corona di Indonesia terus meningkat. Hari ini (19/3/2020), jumlah kasus sudah mencapai 309 kasus. Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Corona, Achmad Yurianto mengatakan jumlah kasus itu kemungkinan akan terus meningkat bahkan akan meningkat cukup banyak.

Achmad Yurianto atau yang akrab disapa Yuri ini menjelaskanbahwa pihaknya akan melakukan rapid test atau tes Covid-19 secara cepatterhadap masyarakat luas. Dia menjelaskan bahwa tes ini akan bisa menjaringlebih banyak spesimen yang diperiksa karena cakupannya yang sangat luas.

Melalui tes ini, lanjut Yuri, maka akan mengungkapkan cukupbanyak kasus positif. Dengan demikian juga akan diikuti dengan peningkatan kebutuhanterhadap fasilitas kesehatan. Rapid tes dengan cara screening massal ini akandilakukan dengan pemeriksaan darah, lebih spesifik lagi dengan mengecek kondisiimmunoglobulin.

“Tujuannya adalah untuk secepat mungkin bsia mengetahuitentang kasus posotif di masyarakat dan melaksanakan isolasi, dan sudah barang tentukita akan mendapatkan kasus postif yang cukup banyak,” tandasnya.

Namun, lanjutnya, tidak seluruhnya yang positif harusdimaknai dengan masuk rumah sakit, pada kasus positif dengan tanpa gelaja atau kasusposttif dengan gelaja ringan akan diedukasi untuk melaksanakan isolasi mandiri(sefl isolation). Isolasi mandiri bisa dilakukan dengan mandiri di rumah melaluimonitoring yang dilaksnakaan puskesmas atau petugas kesahatan lain yang sudahdisepakati.

Yiru menambahkan total kasus pada hari ini adalah 309 orang. Sementarauntuk kasus yang sudah sembut juga ada penambahan, diantaranya di DKI Jakarta,dimana yang dinyatakan sembuh menjadi 13 dan total keseluruhan yang sudah sembuhadalah 15 orang.

“Kemudian, jumlah kasus yang meninggal ada penambahan jumlahkasus meninggal di DKI sebanyak 5 orang. Sehigga jumlahnya menjadi 17 orang,kemudian di Jateng 1 orang menjadi 3. Oleh karena itu kemudian kita lihat darikematian yang kemarin, di Bali 1, Banten 1, DKI 17, Jabar 1, Jateng 3, Jatim1dan kemudian Sumatera Utara 1, maka total adalah 25,” tandasnya.

Total kematian 25 ini adalah 8% dari kasus yang dirawat. Angkaini menurut Yuri masih tinggi, tetapi angka ini dinami yang setiap saat jumlah kasusbaru akan bisa meningkat dengan cepat. “Kemudian, mudah-mudahan tidak ada lagikasus yang meniggal. Artinya prosentase ini adalah angka yang posisi para hariini. Angkanya yang dinamis dan setiap saat bisa berubah,” tandasnya. (ufi)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.