ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan jumlah infeksi baru Covid-19 secara global turun 16 persen. Ironisnya saat negara-negara mulai menata diri untuk bangkit, guncangan baru terjadi. Invasi Rusia ke Ukraina yang sudah berlansung sepekan lebih membuat semua pihak siaga. Ramalan terjadi stagflasi ekonomi pun mencuat. Sebab, setelah dikeroyok sanksi dari negara lain kini giliran berbagai perusahaan ‘raksasa’ menghukum Negeri Beruang Merah. Merek global seperti H&M, Apple, Netflix, hingga Boeing memutuskan hubungan dengan negara yang dipimpin Putin tersebut. Harga naik (inflasi tinggi), aktivitas bisnis stagnan, yang menyebabkan tingginya pengangguran dan berkurangnya daya beli konsumen bakal menjadi momok perekonomian dunia, tak terkecuali Indonesia. Siapkah negeri ini?BACA BERITA LENGKAP, DOWNLOAD DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2022/03/04032022.pdf
[3d-flip-book id="87862" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2022/03/04032022.pdf">