
HONG KONG (Lenteratoday) - Kalau di Indonesia beli minyak goreng dibatasi, di Hong Kong belanja obat dan makanan kini dijatah. Langkah ini untuk mengantisipaso
'panic buying' karena warga khawatir penguncian wilayah (lockdown) di seluruh kota yang dipicu lonjakan kasus Covid-19.
Kebijakan tersebut berlaku di jaringan supermarket ParknShop dan apotek Watson. Keduanya merupakan bagian dari CK Hutchison.
ParknShop membatasi pembelian lima item per pelanggan untuk kebutuhan pokok seperti beras, makanan kaleng dan tisu toilet. Kebijakan yang sama juga diterapkan di Watson untuk obat nyeri kepala, demam, dan pilek.
"Berlaku Jumat (4/3/2022) ParknShop dan Watsons Hong Kong akan memberlakukan pembatasan pembelian pada produk dan obat tertentu di semua toko," ujar pernyataan Watsons, dikutip dari Reuters Sabtu (5/3/3022).
Hari Rabu lalu, ParknShop juga mengumumkan jam bukan lebih pendek. Beberapa dari 200 cabangnya tutup pukul 3 sore.
Sementara itu, operator mal HKTV juga melaporkan 20% dari tenaga di garis terdepannya harus melaksanakan karantina.
Kasus Covid-19 di Hong Kong memang naik signifikan. Pada awal Februari hanya ada 100 infeksi dan tiga bulan berturut-turut nol kasus sebelum akhir Desember 2021.
Namun hari Jumat ini, otoritas kesehatan setempat melaporkan ada tambahan 52.523 kasus Covid-19. Sementara untuk jumlah kematian akibat virus itu tercatat bertambah sebanyak 136 orang.
Jumlah tersebut memasuki hari ketiga berturut-turut saat kasus harian mencapai 50 ribu. Penyebaran kasus Covid-19 ini juga berdampak pada kesediaan tenaga kerja di sistem perawatan kesehatan, transportasi umum, mal, supermarket hingga apotek.(*)
Sumber: Reuters /Editor: Widyawati