SKEMA subsidi LPG 3 kg terbuka-- berbasis pada harga komoditas atau tabung LPG-- sudah menjadi kebiasaan belasan tahun di Indonesia. Rencana untuk mengimplementasikan subsidi tertutup ‘si melon’ tahun ini pun dinilai sangat sulit. Untuk diketahui tertutup di sini artinya pemberian bantuan sosial langsung kepada orang yang berhak menerima. Padahal pemerintah sebenarnya sudah melakukan pilot project di beberapa daerah pada 3 tahun terakhir. Bahkan bila dihitung dari awal mula wacana muncul, sudah satu dekade lebih ‘jalan di tempat’ alias hanya menjadi bahasan saja. Bukan hanya mengubah kebiasan masyarakat yang sulit, ternyata Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai patokan pemberian subsidi juga tidak siap. Belum lagi masalah teknologi, misal finger print atau biometrik agar bantuan kali ini benar-benar tepat sasaran. Masih banyak ya PR nya?! BACA BERITA LENGKAP, DOWNLOAD DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2022/03/15032022.pdf
[3d-flip-book id="89115" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2022/03/15032022.pdf">