04 April 2025

Get In Touch

Peduli Dampak Corona, KAI Daop 7 Kembalikan Uang Tiket 100%

Peduli Dampak Corona, KAI Daop 7 Kembalikan Uang Tiket 100%

Blitar - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menerapkan kebijakan pengembalian penuh 100% pembatalan tiket kereta api, jarak jauh dan lokal untuk perjalanan 23 Maret hingga 29 Mei 2020.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko menyampaikan jika kebijakan ini menyesuaikan dengan penetapan Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona (Covid-19) di Indonesia oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana hingga 29 Mei 2020.

"Kebijakan pengembalian penuh ini diterapkan untuk mendukung arahan pemerintah pada masyarakat yang diminta membatasi kegiatan di luar rumah," tutur Ixfan.

Dijelaskannya jika sebelumnya penumpang yang membatalkan tiket akan dikenakan pemotongan sebesar 25%, mulai 23 Maret 2020 uang akan dikembalikan 100% diluar biaya pemesanan,” jelasnya.

Mengenai proses pembatalan dapat dilakukan secara online di aplikasi KAI Access, atau langsung di loket pembatalan di stasiun. Uang pembatalan akan dikembalikan dalam waktu 30-45 hari melalui transfer atau tunai, sesuai keinginan penumpang,” ungkap Ixfan lebih lanjut.

Sedangkan untuk penumpang rombongan yang sudah menyerahkan uang muka, dapat mengajukan pengembalian uang muka. Kemudian untuk rombongan yang belum mencetak tiket, diberikan sekali kesempatan untuk dapat mengajukan perubahan jadwal selama tempat duduk dan kereta penggantinya masih tersedia. "Pelayanan untuk penumpang rombongan dilakukan di Kantor KAI, dimana proses transaksi sebelumnya dilakukan," terang Ixfan.

Ditanya mengenai jumlah calon penumpang yang membatalkan tiket di stasiun wilayah Daop 7, Ixfan mengaku datanya dihitung harian jadi jumlahnya berubah-ubah. "Sebagai contoh saja untuk 23 Maret 2020 saja, pembatalan tiket KA lokal 184 dan jarak jauh 584 jadi total 768," paparnya.

Selain pengembalian uang tiket, PT KAI juga melakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yakni pemeriksaan suhu tubuh penumpang, penyediaan handsanitizer, penyemprotan desinfektan dan penerapan Social Distancing (jarak sosial) mulai di stasiun, sampai diatas kereta api pungkas Ixfan. (ais)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.