06 April 2025

Get In Touch

Pemprov dan Baznas Jatim Salurkan Zakat Produktif Pada Penyandang Tuna Netra

Gubernur Jawa TImur saat memberikan sambutan pada penyaluran zakat produktif di Kabupaten Malang.
Gubernur Jawa TImur saat memberikan sambutan pada penyaluran zakat produktif di Kabupaten Malang.

MALANG (Lenteratoday) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim memberikan zakat produktif pada para tuna netra pelaku UMKM di Malang Raya. Pemberian ini untuk mendorong supaya kegiatan usaha mereka lebih produktif lagi.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menandaskan bahwa proses pemberian zakat produktif untuk para pelaku usaha ultra mikro tidak sudah dilakukan di beberapa tempat. Namun, yang dilakukan di Malang ini berbeda, karena bekerjasama dengan Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni).

“Proses distribusi zakat untuk pelaku usaha mikro, saya sudah melakukan beberapa kali. Kemudian biasa memberikan santunan kepada yatim dan yatim piatu. Yang berbeda adalah pada sore hari ini ada kerja sama antara Basnaz Provinsi Jawa Timur dengan Pertuni Jawa Timur,” katanya setelah acara pemberian zakat produktif di Talangagung, Kepanjen Malang, Kamis (7/4/2022) petang.

Khofifah menandaskan, zakat produktif yang diberikan berupa uang tunai Rp 500.000 dari Baznas, kemudian untuk bantua sembakonya dari Pemprov Jatim. Khofifah berharap dengan pemberian zakat dan bantuan sembako pada para tuna netra pelaku usaha ultra mikro ini bisa terjalin sinergi yang luar biasa.

“Kita bangun sinergi semaksimal mungkin, seefektif mungkin, sesuai dengan titik-titik di mana akan kita bisa melakukan kebersamaan ini dalam rangka program yang relatif bisa lebih aktif lagi,” tandasnya.

Penyaluran zakat produktif bekerjasama dengan Pertuni ini tidak hanya di Malang Raya saja, namun juga akan dilakukan di beberapat daerah lainnya, diantaranya di Lumajang, dan kemudian di Ponorogo. Rencananya juga akan dilakukan di Madura, bahkan nantinya dilakukan di setiap kabupaten.

“Mungkin nanti Pertuni bisa hadir, tidak harus semua karena pasti ini speed-nya agak tinggi di bulan Ramadan. Tapi yang jelas kita berharap bahwa tindakan ini bisa berjalan lebih kontinyu dan lebih produktif,” pungkasnya.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat berdialoq dengan salah satu penerima zakat produktif.

Sementara itu ketua Baznas Jatim, H Roziqi, bantuan tersebut dalam rangka memberian stimulant dan dorongan pada para pelaku usaha ultra  ikro supaya mereka bisa melangsungkan kegiaan-kegitaanya, termasuk juga pada para penyandang tuna netra.

“Saya perhatikan tadi banyak yang pekerjaannya menjadi tukang pijat. Mudah-mudaan tukang pihat yang dilakukan benar-benar akan menjadi tukang pijat yang perofesional, mudah mudahan mereka yang berlangganan merasa senang, merasa segar, merasa enak di badan,” katanya.

Kemudian, lanjutnya, berdaarkan arahan dan bimbingan dari gubernur kerjasasama dengan Pertuni ini akan terus dilakukan dan tidak hanya di Malang. “Pada teman-teman Pertuni mudah mudahan doanya di terima Allah, mudah mudahkan Jatim makmur, Jatim bangkit,” pungasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Pertuni Jatim, Gema Budi mengucapkan terima kasih pada Pemprov Jawa Timur, Gubernur dan Baznas yang telah bersinergi dengan Pertuni Jawa Timur. Selain itu juga pada Pertuni Cabang dari Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang.

“Harpannya program ini semoga bisa berkelanjutan untuk teman-teman di Jawa Timur. Dengan bantuan ini semoga teman-teman bisa berkontribusi dan mewujudkan masyarakat Jawa Timur yang lebih inkulisif,” pungkasnya. (*)

Reporter : Lutfiyu | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.