
KEDIRI (Lenteratoday) -Walikota Abu Bakar Kediri membagikan tabungan jimpitan sebesar Rp 548 untuk warga RT 06/ RW 02 Kelurahan Ngronggo, Jumat (15/4/22).
Tabungan jimpitan ini berawal dari pembangunan pos kamling dari usulan Program Pemberdayaan Masyarakat (Prodamas) dan kini membawa dampak ekonomi dari warga setempat.
"Terima kasih warga RT 06/ RW 02 Kelurahan Ngronggo yang telah memanfaatkan Prodamas dengan baik. Saya tidak menyangka tabungan jimpitan ini terkumpul begitu banyak. Pas sekali dibagikan menjelang Hari Raya Idulfitri seperti saat ini," ujar walikota.
Turut hadir dalam acara ini Kepala Bagian Pemerintahan Paulus Luhur, Camat Kota Arief Cholisudin, Lurah Ngronggo Heru Sugiarto, dan warga RT 06 RW 02 Kelurahan Ngronggo.
Abdullah Abu Bakar menjelaskan tabungan jimpitan ini dapat menjadi contoh bagi kelurahan-kelurahan lain. Prodamas ini tidak hanya mempercepat pembangunan di lingkungan namun juga memberikan dampak ekonomi. Keikutsertaan masyarakat menjadi hal penting dalam pelaksanaan Prodamas ini.
"Banyak sekali program bagus yang lahir dari Prodamas. Dalam menjalankan program ini memang masyarakat harus ikut diberdayakan. Program ini harus dihidupkan dengan banyak kegiatan. Salah satunya tabungan jimpitan ini," terangnya.
Wali Kota yang akrab disapa Mas Abu ini juga berpesan agar barang-barang ataupun kegiatan yang ada di Prodamas dimanfaatkan dengan baik. Kegiatan-kegiatan yang ada di Prodamas ini harus berkelanjutan. Sehingga nanti manfaat dari pembangunannya bisa dirasakan generasi berikutnya.
"Saya lihat di RT 06/ RW 02 ini bagus-bagus programnya. Saya titip Prodamas ini dimanfaatkan dan dijaga dengan baik. Saya harap apa yang dilakukan warga di sini bisa terus dikembangkan," pungkasnya.
Sementara itu Ketua RT 06/ RW 02 Kelurahan Ngronggo Edy Santosa menjelaskan tabungan jimpitan ini dikumpulkan warga setiap harinya. Di pos kamling petugas jaga malam ada empat orang setiap harinya. Dua orang keliling rumah warga untuk mengambil jimpitan dan dua orang lain menjaga di pos.
Untuk nominal yang ditabung bebas sesuai kemampuan setiap warga. Tabungan ini disimpan di bank. Lalu akan dibagikan menjelang Hari Raya Idulfitri.
"Tabungan ini juga dari rembuk warga juga. Kegiatan ini dimulai sejak 2017. Bahkan di tahun 2019 tabungan jimpitan ini mencapai Rp 740 juta," ujarnya.
Selain pembagian tabungan, warga yang mengambil tabungan jimpitan mendapatkan paket sembako. Lalu ada juga pengundian door prize, diantaranya berupa: kipas angin, alat pemotong listrik, dan kompor.
Reporter: Gatot Sunarko|Editor: Arifin BH