
KEDIRI (Lenteratoday)-Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar dan Yayasan Bhakti Pendidikan Unggul (YBPU) menandatangani kesepakatan bersama pengembangan pendidikan, Kamis (21/4/2022) di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri. Kesepakatan tersebut ditindaklanjuti dengan penandatanganan kerjasama antara Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Kediri dengan YPBU melalui program School and Teachers Inovating for Result (STIR).
“Kota Kediri ini tidak memiliki sumber daya alam seperti daerah lain. Kita harus memutar otak memikirkan apa yang harus dikembangkan dan pilihannya adalah Sumber Daya Manusia. Kita menemukan bahwa investasi paling tepat adalah di bidang pendidikan. Sehingga nanti SDM yang ada di Kota Kediri dapat mengambil peluang dari perubahan-perubahan yang terjadi,” ujar Wali Kota Kediri.
Abdullah Abu Bakar menuturkan ekosistem pendidikan yang ada di Kota Kediri ini telah berjalan baik. Sehingga Kota Kediri menjadi magnet pendidikan. Banyak mahasiswa dan pelajar dari luar kota yang berdatangan menimba ilmu. Pemkot Kediri berkomitmen terus meningkatkan kualitas pendidikan yang ada. Telah banyak program-program yang dibuat salah satunya melalui program English Massive (EMAS) yang sudah berjalan selama enam tahun di Kota Kediri.
“Saya ingin proses seperti ini terus berjalan. Kita juga akan lakukan kerjasama-kerjasama agar pendidikan di Kota Kediri ini lebih baik lagi. Apalagi akan berdiri airport internasional dan jalan tol di Kediri. SDM kita harus dapat mengambil peluang-peluang yang ada,” ungkapnya.
Walikota Kediri menambahkan pembelajaran saat ini harus diwarnai dengan pemberian pujian dan reward atas pencapaian peserta didik. Selain iu tenaga pendidik juga harus mengenal karakter dan pola pikir dari peserta didik. Tahapan ini dapat dicapai dengan program STIR ini. Dari program ini tenaga pendidik diajak untuk meningkatkan motivasi instrinsik. Agar nantinya tercipat lingkungan yang tepat bagi anak-anak.
“Saya harap kerjasama ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang signifikan pada perkembangan pendidikan. Sehingga tercipta ekosistem pendidikan yang lebih baik lagi. Serta pendidik memiliki update dan upgrade sistem pembelajaran,” pungkasnya.
Ketua Yayasan di YBPU Dian Anis Purbasari mengungkapkan program STIR ini diharapkan mampu memunculkan rasa suka untuk belajar pada anak-anak, lalu timbul rasa keingintahuan. Sementara untuk pendidik program ini akan dapat mengubah mindset pendidik untuk selalu maju dan terdepan.
“Saya sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Walikota Kediri dan jajarannya yang telah menyambut baik kami. Dimana kami memiliki visi yang sama terhadap pengembangan sumber daya manusia. Semoga program ini dapat berjalan dengan baik di Kota Kediri,” ungkapnya.
Kerjasama melalui program STIR ini disambut baik Dewan Pendidikan Kota Kediri yang merupakan mitra Pemkot Kediri. Ketua Dewan Pendidikan periode 2022-2027, Dyah Aziastuti mengatakan program ini sangat bagus untuk meningkatkan kualitas SDM pendidikan yaitu; pengawas, kepala sekolah dan guru.
Dimana program STIR ini juga membantu menciptakan ekosistem yang lebih baik melalui update dan upgrade sistem pengajaran sehingga diharapkan meningkatkan kemampuan dan kompetensi pendidik.
“Kami dari Dewan Pendidikan sangat mengapresiasi. Harapannya guru-guru menjadi lebih profesional mampu mendidik siswa melalui pembelajaran paradigma baru, pembelajaran diferensiasi, pembelajaran berbasis projek, dan pembelajaran yang mengedepankan karakter. Agar mewujudkan profil pelajar Pancasila dan menguasai IT,” terangnya.
Turut Hadir dalam kegiatan ini Kepala Barenlitbang Chevy Ning Suyudi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Siswanto, Kepala Bagian Pemerintah Paulus Budi Luhur, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Herwin Zakiyah, dan tamu undangan lainnya.(*)
Reporter: gatot sunarko | Editor: widyawati