Pengamat Politik: Doa Ketua NU dan Ketua Muhammadiyah, Tanda Kebangkitan Demokrat di Jatim

BLITAR (Lenteratoday) - Pengamat politik yang juga Dekan Fisip Universitas Brawijaya Malang, melihat tanda-tanda kebangkitan Partai Demokrat (PD) di Jawa Timur.
Seperti disampaikan pengamat politik yang juga Dekan Fisip Universitas Brawijaya Malang, Dr. Sholih Muadi, SH.MSi yang melihat tanda kebangkitan Partai Demokrat di Jawa Timur, saat pelantikan Ketua Demokrat Jatim Emil Dardak dan pengurus periode 2022-2027, Jumat(22/4/2022) lalu. "Tanda-tanda tersebut yaitu hadirnya tokoh agama, ulama atau kiai dari NU dan Muhammadiyah, serta memberikan doa khususnya," ujar Sholih, Minggu (24/4/2022).
Lebih lanjut, Sholih menjelaskan kehadiran 2 orang tokoh, ulama atau kiai sekelas Ketua NU dan Muhammadiyah, yang mewakili organisasi Islam terbesar di Indonesia. "Melihat ini bisa dikatakan merupakan momentum, kebangkitan Partai Demokrat di Jawa Timur," jelasnya.
Tidak hanya sekedar kehadiran perwakilan dari kalangan NU dan Muhammadiyah, tapi juga adanya doa khusus dari Ketua NU dan Ketua Muhammadiyah Jatim. Mendoakan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta Partai Demokrat sukses pada Pemilu 2024 mendatang.
"Tidak khawatir Demokrat kembali memimpin negeri ini, karena yakin Demokrat tetap menjaga Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika," tandas Sholih.
Diungkapkan Sholih posisi Demokrat yang mengusung semangat Islam Wasathiyah (moderat dalam beragama), mengedepankan toleransi dan harmoni dalam beragama, membuat Demokrat mudah diterima di berbagai kalangan. "Apalagi dengan sosok Ketum AHY yang sangat luwes dalam menjalin silaturahmi, serta komunikasi dengan berbagai tokoh agama," ungkapnya.
Figur Emil Dardak yang baru terpilih menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Jatim periode 2022-2027, dinilai kuat sekali dalam merepresentasikan sosok dinamis, cerdas, luwes, dan bersahabat seperti Ketum AHY.
Oleh karena itu, menurut Sholih, muncul kekhawatiran dari pihak-pihak tertentu, dengan terpilih dan dilantiknya Emil oleh AHY, yang disertai dukungan dan restu dari tokoh, ulama NU dan Muhammadiyah di Jatim. "Akan menjadi momentum kebangkitan Demokrat Jatim, serta melaju kencang dan bisa kembali berjaya di Jatim," paparnya.
Sehingga ke depan ditambahkan Sholih, kemungkinan munculnya gangguan dari pihak-pihak yg tidak senang dengan potensi besar kepemimpinan Emil di Jatim. "Diprediksi bakal terus berdatangan, Emil dan soliditas kepengurusan saat ini bakal kuat menghadapinya. Karena pengalaman Emil sebagai Bupati Trenggalek dan Wakil Gubernur Jatim," pungkasnya.
Reporter : Arief Sukaputra | Editor : Endang Pergiwati