05 April 2025

Get In Touch

Okupansi Hotel di Jatim Meningkat Selama Idul Fitri

Okupasi hotel di Jatim meningkat selama Hari Raya Idul Fitri.
Okupasi hotel di Jatim meningkat selama Hari Raya Idul Fitri.

SURABAYA (Lenteratoday) – Selama liburan Idul Fitri, tingkat okupansi hotel di Jawa Timur meningkat. Rata-rata okupansi mencapai 75-80 persen, terutama di kawasan wisata seperti Malang Raya. Asosiasi Pariwisata Halal (PPHI) menilai peningkatan tersebut terjadi karena adanya pelonggaran pembatasan perjalanan oleh pemerintah.

“Secara umum, situasi di tempat wisata dan akomodasi saat ini sudah membaik, meski belum pulih seperti sebelum pandemi. Pelaku usaha juga berharap kasus Covid-19 tidak bertambah lagi setelah libur lebaran,” kata Ketua PPHI Jatim Mochamad Soleh, dikutib dari antara, Jumat (6/5/2022).

Tak hanya, Malang Raya, okupansi hotel di Bromo, Tretes, dan Trawas juga mengalami peningkatan rata-rata mencapai 100 persen. “Surabaya dan sekitarnya mencatat okupansi hotel rata-rata mencapai 70 persen selama libur Idul Fitri. Namun, mulai 4 Mei sudah turun menjadi 50 persen," ujarnya.

Sementara, di Pasuruan dan Probolinggo, okupansi rata-rata mencapai 60 persen. Setelah masa Idul Fitri diprediksi akan turun lagi hingga 30 persen. Soleh mengimbau kepada pengelola hotel dan objek wisata untuk mengikuti prosedur kesehatan Covid-19, termasuk menerapkan konsep wisata halal atau muslim friendly.

“Secara umum pariwisata di Jatim sudah menerapkan konsep halal atau ramah Muslim dengan menyediakan fasilitas ibadah bagi umat Islam dan menyediakan makanan halal,” katanya.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, tingkat hunian kamar hotel berbintang di Jawa Timur rata-rata mencapai 46,56 persen atau naik 1,85 persen dibandingkan awal 2022. Sementara itu, tingkat hunian kamar hotel non bintang di provinsi tersebut tercatat sebesar 21,86 persen, meningkat 0,63 persen dibandingkan awal tahun 2022. (*)

Sumber : Antara | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.