Festival Budaya Isen Mulang Diharapkan Berdampak Sosial dan Ekonomi untuk Warga Palang Raya

PALANGKA RAYA (Lenteratoday) - Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) dimulai pada hari Selasa, 17 Mei hingga 22 Mei 2022 mendatang.
Sebagaimana disampaikan Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Beta Syailendra, dengan digelarnya FBIM, tentu akan banyak keuntungan yang dirasakan oleh 'Kota Cantik' Palangka Raya, baik secara sosial maupun ekonomi.
"Setelah selama beberapa tahun FBIM tidak bisa diselenggarakan karena pandemi, tentu dilaksanakannya kembali tahun ini disambut masyarakat dengan antusias," papar Beta, Selasa (17/5/2022).
Setelah melewati masa sulit Pandemi, ia mengatakan, tidak bisa dipungkiri jika masyarakat haus akan hiburan dan pertunjukan. Lewat FBIM yang digelar selama 6 hari, masyarakat akan bisa menyaksikan berbagai tontonan budaya yang sekaligus menjadi hiburan.
Tidak hanya hiburan, ia menuturkan, FBIM juga berdampak para ekonomi Kota Palangka Raya. Banyaknya warga yang datang ke Kota Palangka Raya untuk berpartisipasi atau menyaksikan FBIM, tentu juga berdampak bagi para pedagang yang berjualan di sekitar lokasi.
"Dampak perekonomian juga terlihat dari terisi penuhnya sejumlah penginapan yang ada di Kota Palangka Raya, karena banyak juga partisipan yang berasal dari luar daerah," ungkapnya.
Sementara itu, Beta berharap pada gelaran FBIM tahun ini, Kota Palangka Raya bisa kembali meraih juara umum dengan menampilkan yang terbaik dari budaya Kalteng.
Pada perhelatan FBIM, berbagai pernak-pernik, pakaian adat serta budaya khas Dayak akan ditampilkan. Sejumlah cabang seni juga diperlombakan untuk memacu kreativitas dan semangat para pengiat seni. Seperti tarian, pakaian adat, kerajinan tangan, dan sebagainya.
"Tentunya kita harus bangga dan mendukung dilaksanakannya kegiatan yang memperkenalkan budaya Kalteng, semoga bisa berjalan dengan baik dan lancar sampai penutupan, ingat tetap utamakan Prokes saat menghadiri dan mendukung FBIM," pungkasnya.
Reporter : Novita | Editor : Endang Pergiwati