MESKI bukan peluru dan invasi militer, Rusia mulai ‘menyerang’ Indonesia dengan berbagai pemberitaan yang tendensius. Media resmi pemerintahan Vladimir Putin, Sputnik, menyebut Amerika Serikat (AS) diduga memiliki laboratorium biologis yang berlokasi di Indonesia. Unit Penelitian Medis Angkatan Laut AS (NAMRU) mengoperasikan NAMRU-2 di Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat sejak 1970. Lab yang beroperasi sejak 52 tahun lalu itu disebut merupakan fasilitas bioresearch yang menyimpan patogen dan virus berbahaya. Tak hanya itu, kantor berita Rusia yang lain yaitu RIA Novosti mengungkapkan pasukan Rusia menemukan bungkus makanan dari berbagai negara asing, salah satunya Indomie di bekas markas besar pasukan Ukraina di Troitskoe. Menurut pasukan bersenjata, Cossack, sisa-sisa bungkus makanan tersebut mengindikasikan pernah ada tentara asing bayaran di lokasi. Seperti diketahui, perang Rusia dan Ukraina memasuki hari ke-95 dan belum ada tanda-tanda berakhir. Dunia pun makin waswas terhadap ancaman keamanan hingga stabilitas ekonomi. Sejauh ini Indonesia menjadi salah satu negara yang tidak memihak. BACA BERITA LENGKAP, DOWNLOAD DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2022/05/LENTERA30012022.pdf
[3d-flip-book id="98377" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2022/05/LENTERA30012022.pdf">