Sutiaji Beri Apresiasi kepada Atlet ASEAN PARA Games XI: Berprestasi dalam Keterbatasan

MALANG (Lenteratoday) – Walikota Malang, Sutiaji memberikan apresiasi dan penghargaan kepada 2 atlet kota Malang yang berhasil meraih prestasi dalam ajang ASEAN PARA Games XI di Solo yang diselenggarakan beberapa waktu yang lalu. Dalam kesempatan tersebut, Sutiaji mengatakan bahwa selama seseorang bertekad untuk melakukan sesuatu, maka tidak akan ada keterbatasan yang dapat menghalanginya.

“Kita memberikan apresiasi dan harapannya ini juga menjadi motivasi untuk semua orang, bahwa tidak ada alasan dan keluhan terhadap kekurangan yang dimiliki, asal semuanya mempunyai kemauan dan keinginan disertai dengan usaha, insyaallah akan berhasil. Apresiasi yang diberikan kiranya cukup untuk memberikan semangat kepada atlet para games,” papar Sutiaji, selaku Walikota Malang, ditemui usai memberikan penghargaan kepada atlet ASEAN PARA Games setelah menjadi pemimpin Apel Pagi di depan Pasar Besar, Selasa (13/9/2022).

Sam Sutiaji, panggilan akrab Walikota tersebut juga menambahkan bahwasannya Tuhan tidak pernah mendiskreditkan hambaNya, selama si hamba bertekad untuk berusaha.

“Artinya meskipun atlet ini dalam keterbatasan, tapi prestasi yang beliau dapatkan ternyata sampai kancah nasional dan bahkan internasional. Tekadnya ini yang harus kita contoh,” imbuhnya.

Sementara itu, ditemui di tempat yang sama, salah satu alet ASEAN PARA Games XI yang menerima penghargaan dari Pemerintah kota Malang tersebut merasa senang dan berharap agar para atlet penyandang disabilitas untuk tidak lagi malu dalam berkompetisi.

“Saya merasa senang karena ini merupakan penghargaan pertama kali yang saya terima. Semoga juga dapat menjadi pemicu untuk teman-teman disabilitas yang lain agar tetap semangat dalam mengikuti olahraga. Intinya agar teman-teman penyandang disabilitas ini tidak malu dengan kebutuhan khusus yang dipunya,” jelas Oddie Kurnia Dwi L, selaku atlet badminton asal Malang yang mendapatkan medali perak dalam ASEAN PARA Games XI di Solo, ketika dimintai keterangannya, Selasa (13/9/2022).

Atlet yang juga menjabat sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungan Kemenpora kota Malang ini selanjutnya menyampaikan jika dalam ASEAN PARA Games tahun ini, dirinya berada dalam klasifikasi Standing Upper 5 (SU5) yakni merupakan klasifikasi untuk atlet badminton yang mempunyai keterbatasan pada bagian atas badan, seperti pada tangan.

“Kemarin saya menyabet medali perak (ASEAN PARA Games XI). Selang 2 minggu setelah ASEAN PARA GAMES XI di Solo, saya mengikuti kompetisi internasional di Jogja, yakni Fox’s Indonesia Para Badminton International 2022 yang berhasil meraih total 2 medali perunggu dalam kategori single dan double,” terang Oddie.

Terakhir Oddie menambahkan bahwa dalam waktu terdekat ini dirinya masih menikmati waktu istirahat atau free. Namun, dipaparkannya untuk tahun depan kompetisi sudah mulai ramai.

“Untuk waktu terdekat masih free. Tapi tahun depan ini ada single event dan multi event seperti ASEAN PARA Games 2023 karena kemarin covid, jadi diadakan di tahun 2023. Selanjutnya juga ada ASIA PARA GAMES di tahun depan. Ini nanti puncaknya ada di Olympic PARA Games di 2024,” tandasnya.

Sebagai informasi, atlet lain yang mendapatkan penghargaan dari pemerintah kota Malang atas prestasinya di kancah Internasional adalah cabang olahraga Blind Judo, yang berhasil menyabet medali emas kategori pertandingan Women’s kelas J1 dan J2 57Kg.

Reporter: Santi Wahyu | Editor : Endang Pergiwati

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini