Syah, 64 Orang Jadi Tenaga Pendamping Prodamas Pemkot Kediri

KEDIRI (Lenteratoday) – Pemkot Kediri bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Malang mengumumkan 64 orang yang telah lolos seleksi tulis dan wawancara sebagai pendamping Pordamas.

Alhamdulillah, setelah serangkaian proses yang cukup panjang, dari total 230 pendaftar, kami telah mendapatkan 64 orang yang lolos sebagai tenaga pendamping dan staf pendukung Prodamas Plus Kota Kediri,” ungkap Paulus Luhur Budi Prasetya, Kepala Bagian Pemerintahan, Pemerintah Kota Kediri, Kamis (24/6/2021).

Formasi 64 orang tersebut terdiri dari 30 tenaga pendamping lapangan bidang infrastuktur, 30 orang tenaga pendamping lapangan bidang pemberdayaan, ekonomi, kepemudaan, sosial, kebudayaan, pendidikan dan kesehatan, 3 orang koordinator kecamatan dan 1 orang staf pendukung administrasi.

Paulus menjelaskan, para peserta yang telah dinyatakan lolos ini selanjutnya akan melakukan penandatanganan kontrak kerja sebagai tenaga pendamping. “Rencananya Selasa  (29/6/2021) semua tenaga pendamping yang telah dinyatakan lolos ini akan melakukan penandatanganan kontrak kerja di aula BKPPD Kota Kediri,” imbuh Paulus.

Dia menambahkan, selain melakukan penandatanganan, para tenaga pendamping ini akan mendapatkan pengarahan untuk menjalankan tugas pertama yang akan mereka lakukan. “Nanti setelah itu akan segera kita terjunkan ke kelurahan-kelurahan untuk mengumpulkan data, identifikasi masalah dan potensi yang ada,” tandasnya

Sementara itu, Widodo Sulistyo, Kepala Sub Bagian Administrasi Pemerintahan menjelaskan ke-64 orang ini akan mendapatkan pelatihan dan bimbingan teknis pada awal bulan Juli 2021. “Awal Juli 2021 akan dilakukan pembekalan/bimtek tenaga pendamping oleh LP2M UM. Hasil identifikasi potensi dan masalah yang telah dihimpun sebelumnya akan dijadikan salah satu bahan pembekalan,” jelas Widodo, Kamis (24/6/2021).

Baca Juga :  Pemkot Kediri dan Pemprov Jatim Edukasi Program Prioritas Germas di Tatanan RT

Widodo juga menjelaskan pendampingan ini akan mengacu pada swakelola tipe 2 yaitu swakelola oleh pemerintah lainnya atau perguruan tinggi. “Pendampingan Prodamas Plus tahun ini akan dilakukan dengan swakelola tipe 2 yaitu LP2M UM. Pengelolaan anggaran dan pengendalian Pendamping sepenuhnya diserahkan kepada LP2M UM,”imbuhnya.

“Dengan telah tuntasnya seleksi pendamping ini dan dengan pengendalian kerja pendamping yang dilakukan LP2M UM, akan memberikan warna baru dan pendampingan jadi lebih optimal sehingga output Prodamas Plus akan semakin baik lagi,” harap Widodo.

Sedangkan, saat dikonfirmasi terkait siapa saja yang lolos dalam seleksi tersebut, Widodo mengatakan pengumuman lengkap bisa dilihat melalui situs resmi LP2M Universitas Negeri Malang berikut http://lp2m.um.ac.id/id/pengumuman-hasil-seleksi-tenaga-pendamping-dan-staf-pendukung-pendampingan-prodamas-plus-2021/

Paulus berharap dengan adanya tenaga pendamping Prodamas Plus untuk tahun 2021 ini, pelaksanaan salah satu program unggulan Pemkot Kediri ini dapat berjalan dengan lancar dan semakin baik. “Harapan kami semoga kedepan Prodamas Plus ini semakin memberikan dampak yang bagus untuk masyarakat, utamanya meningkatkan ekonomi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (gos)

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini