Taman Anggrek di Jember Jadi Alternatif Wisata Kala Pandemi

Jember – Di saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, berwisata ke pusat perbelanjaan masih terlalu berisiko. Namun di Jember destinasi wisata berupaTaman Anggrek bisa menjadi alternatif bagi warga yang ingin refreshing.

Taman Anggrek yang digagas oleh usaha Dira Group Jember ini tak sekadar unik tapi juga edukatif. Destinasi Ini merupakan terobosan baru di dunia bisnis yaitu dengan cara membangun Cafe plus taman Anggrek dan tanaman hias lainnya. Lokasinya juga sangat mendukung yaitu berada di Jalan Raya Kraton Kecamatan Kencong, Jember.

Lahan kosong kurang lebih 1 hektar persegi beberapa bulan terakhir ini disulap menjadi cafe dengan Tema Tanaman Hias dan juga Taman Anggrek.

Dengan interior penuh lampu warna-warni, cafe ini menawrakan berbagai makanan dan minuman yang mengugah selera. Para pengujung juga dimanjakan dengan bisa langsung membeli tanaman yang berada di area cafe bunga tersebut.

Adapun tanaman yang disediakan antara lain jenis anggrek serta aglonema dan monstera. Namun jika pengunjung berminat sekadar kinhkow, semerbak wangi bunga di lokasi cafe akan menemani. Harga tanaman hias pun beragam antara Rp 5 ribu dan hingga Rp 900 ribu tergantung jenisnya.

Seperti halnya bunga jenis Aglonema dan Katalea di bandrol dengan harga Rp 5 ribu rupiah dan untuk jenis tanaman yang berasal dari pulau yang berada di Afrika Timur tepatnya di Madagaskar yang bernama Stepanot Oren atau bernama ilmiah Stephanotis Floribunda di bandrol dengan harga hingga Rp 900 ribu rupiah per ikat.

Baca Juga :  Pengembangan Berbasis Ekonomi di Jember: Perbaiki Infrastruktur Bandealit hingga Integrasikan Kawasan Kampus

Manager Cafe Taman Anggrek Dira Shoping, Freddy S mengungkapkan, pihaknya membuat cafe dan taman ini sebagai terobosan baru. Selain itu juga untuk mengedukasi para pengunjung mengenai tanaman hias. Sehingga tempat ini cocok sebagai jujugan wisata di saat pandemi. Dalam beroperasi pihaknya tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Lumayan ramai, yang datang mulai dari ibu- ibu dan juga anak-anak. Kami sediakan papan nama tentang segala jenis tanaman hias yang tersedia di cafe taman kami ini. Sehingga pengunjung tahu tentang bunga apa yang di tanam atau dibeli di sini,” tutur Freddy.

Sementara salah seorang pengunjung bernama Ruri Rosalinda asal Kecamatan Kencong juga mengatakan,
Cafe dan Taman Anggrek ini merupakan wisata model baru yang menarik.

“Kita bisa menghirup udara segar sekaligus menjernihkan mata dan menyegarkan hidung karena bunga yang wangi ini. Ini sangat mengedukasi, saya bersama keluarga kesini selain memang kami pecinta bunga kami juga mengajak anak-anak kami untuk belajar tentang berbagai jenis bunga karena ini sangat penting bagi tumbuh kembang anak,” ujar Ruri yang juga penyanyi ini.

Dia yakin wisata model seperti Cafe Taman Anggrek ini akan menjari ramai jujukan bagi masyarakat ditengah penatnya wisata saat pandemi covid seperti sekarang ini. (moko)


Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini