Tingkatkan Ekonomi Pedagang Kecil, Nganjuk Luncurkan Kartu Mandiri Perdagangan

Nganjuk – Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Nganjuk meluncurkan program Kartu Nganjuk Mandiri Perdagangan. Peluncuran dilakukan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat di Gedung Wanita Nganjuk, Senin (16/12) malam.

Dalam kesempatan itu, Bupati Novi menandaskan bahwa peluncuran kartu ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan para pedagang, khususnya pedagang kecil. Program ini juga untuk menunjang Tri Cita Bhakti yang dicanangkan Bupati. “Tri Cita Bhakti yaitu pembangunan infrastruktur, pengembangan SDM, dan kemandirian ekonomi. Peluncuran kartu ini adalah untuk meningkatkan kemandirian ekonomi,” tandasnya.

Dia berharap, pedagang yang menerima kartu Nganjuk Mandiri Perdagangan ini bisa memanfaatkannya dengan baik untuk meningkatkan perdagangan dan pendapatan mereka. Harapan lebih jauh, melalui bantuan sosial ini, para pedagang bisa mandiri.

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Nganjuk Hani Rochtanti menambahkan dalam peluncuran Kartu Nganjuk Mandiri Perdagangan ini ada 389 pedagang yang mendapatkan kartu tersebut. “Itu dari 400 pedagang yang diusulkan. Kemudian kami validasi tinggal 389 pedagang. Yang 11 itu ada yang meninggal ada juga pedagang yang pindah karena bukan dari Nganjuk,” jelasnya.

Pedagang yang mendapatkan Kartu Nganjuk Mandiri Perdagangan ini merupakan pedagang kecil dengan omset Rp 300 ribu hingga Rp 2 juta. Sebagian besar diantara mereka adalah pedagang yang usianya sudah tua, para janda, dan juga duda. Mereka dari 29 pasar yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk. “Para pedagang ini diusulkan oleh koordinator masing-masing pasar, kemudian dilakukan validasi,” tandas Heni.

Untuk pencarian bantuan yang bekerjasama dengan Bank Jatim ini, pedagang yang menerima tidak bisa  langsung mencairkan sekaligus, namun harus bertahap. Heni, menambahkan, memang dalam kartu dan rekening yang sudah dimiliki para pedagang penerima bantuan tersebut sudah ada isinya sebesar Rp 2 juta, namun tidak bisa dilakukan pencairan secara langsung.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan juga akan menerjunkan tim khusus guna memantau penggunaan bantuan tersebut. Diantaranya apakah bantuan berupa Kartu Nganjuk Mandiri Perdagangan ini sudah mampu membantu pada pedagang kecil dalam meningkatkan ekonomi mereka atau belum. “Jelas nanti akan kami lakukan evaluasi,” tandasnya.

Kedapan, diharapkan program ini akan terus berlanjut dengan penerima yang berbeda. Sehingga, program bantuan ini benar – benar mampu membantu meringankan beban dan meningkatkan ekonomi masyarakat yang membutuhkan. (ufi)

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini