Truk Tangki Bermuatan 24 Ribu Liter Metanol Meledak di Tol Jombang-Mojokerto

JOMBANG (Lenteratoday) – Peristiwa mengejutkan terjadi di di KM 673/350 jalur B Tol Jombang-Mojokerto (Jomo), Kamis (7/12/2023) sekitar pukul 20.30 WIB. Truk tangki bermuatan 24 ribu liter metanol meledak hingga terbakar hebat.

Beruntung sopir truk tersebut selamat. Namun peristiwa tersebut membuat kemacetan cukup panjang di tol Jombang. Api berkobar membubung tinggi. Bahkan nampak jelas dari kejauhan. “Benar, ada truk tangki terbakar. Lokasinya dekat exit tol Bandar,” ujar Kepala Departemen Layanan Lalu Lintas Astra Tol Jomo Zanuar Firmanto, dikutip dari beritajatim.com.

Awalnya, truk tangki B 9298 CIN yang dikemudikan Dedy Agustiawan (36), warga Desa Canggu Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto, melaju dari Surabaya menuju Semarang Jateng di lajur lambat. Setibanya di Km 673/350 jalur B ruas tol Jombang-Mojokerto, kendaraan ini diduga mengalami pecah ban belakang gandengan sebelah kanan. Lalu mengeluarkan percikan api. Nah, dalam waktu sekejab, api tersebut membakar ban yang lainnya dan merembet membakar tangki muatan metanol. Akibatnya, beberapa kali terjadi ledakan.

Baca Juga :  Jelang PTM, Baru 80 % Guru di Jombang Divaksinasi Covid-19

Dikutip dari Tribune, Kanit PJR Jatim III Satuan PJR Ditlantas Polda Jatim, Imam Sayfudin Rodji, mengatakan satuan PJR Ditlantas Polda Jatim bersama petugas tol dan anggota Unit Satlantas Polres Jombang berupaya memadamkan api.

Imam menjelaskan truk tangki yang terbakar bermuatan cairan metanol untuk bahan pengolahan industri, bukan untuk pasokan BBM atau kebutuhan industri lainnya. Pihaknya masih melakukan pemastian terkait adanya korban jiwa dan luka dalam insiden tersebut.

“Dugaan awal pecah ban, mohon waktu, nanti kami update lagi,” tambah Imam. Hingga saat ini, proses pemadaman dan penanganan kecelakaan masih berlangsung di lokasi kejadian.

Tidak ada korban jiwa atau luka dalam insiden tersebut karena sopir truk berhasil menyelamatkan diri sebelum ledakan terjadi. “Kecelakaan tunggal, tidak ada korban jiwa atau terluka,” ujarnya. (*)

Editor : Lutfiyu Handi




Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini