Update Helikopter Hilang di Halmahera: Ditemukan, 3 Orang Tewas

JAKARTA (Lenteratoday)-Helikopter yang disewa perusahaan tambang PT Weda Bay Nickel (WBN) di Halmahera Tengah, Maluku Utara, hilang kontak di sekitar hutan Halmahera pada Selasa (20/2/2024) sekitar pukul 13.16 WIT. Setelah dilakukan pencarian, Basarnas menemukan tiga orang dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (21/2/2024).

Ketiga korban itu yakni Pilot atas nama Agus Sumaryanto, Co Pilot , Capt. Septian, dan satu karyawan bernama Umar Ali.

Kepala Basarnas Ternate Fathur Rahman mengatakan para korban ditemukan sekitar pukul 10.50 WIT.

“Pukul 10.50 WIT, Tim SAR Gabungan tiba di lokasi dan langsung melaksanakan proses evakuasi. Pukul 11.59 WIT, korban sudah dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia menuju ke PNE Camp, selanjutnya korban dibawa menuju Bandara Cekel,” kata Fathur dalam keterangannya.

“Pukul 14.05 WIT, Heli PK.DAM Take Off dari PNE menuju Bandara Cekel Tanjung Uli (Bandara PT.IWIP) dengan membawa jenazah dan tiba pada pukul 14.20 WIT, di Bandara Cekel Tanjung Uli (Bandara PT.IWIP),” sambungnya.

Fathur mengatakan jenazah korban lalu dibawa RSUD Weda, Halmahera Tengah, untuk dilakukan proses identifikasi oleh Tim DVI Polda Maluku Utara.”Dengan telah ditemukannya korban maka Operasi SAR ditutup, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan kesatuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih,” jelasnya.

Sementara itu, VP GCG Whitesky Aviation, Bambang Narayana, menyebut setelahnya jenazah korban akan dibawa ke Ternate untuk diserahkan ke keluarga masing-masing.”Pada hari ini Rabu tanggal 21 Februari 2024, lokasi kejadian sudah ditemukan oleh tim pencari melalui udara, selanjutnya tim pencarian darat menemukan jenazah kedua pilot dan 1 petugas lapangan yang turut serta dalam penerbangan tersebut dalam keadaan utuh tanpa ada indikasi luka bakar,” kata Bambang dalam siaran persnya.

Reporter:dya,rls|Editor:widyawati

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini