Yatim Mandiri Berikan Wadah Anak Yatim Piatu dan Duafah Berkarya Dalam Festival Seni Ramadan

SURABAYA (Lenteratoday) – Ramadan tidak hanya ibadah dan berpuasa, tapi juga mengajak anak-anak untuk berkreasi serta melakukan hal positif lainnya. Ramadan ini Yatim Mandiri mengajak ratusan anak yatim piatu dan duafah, untuk berkarya yang diramu dalam Festival Seni Ramadan.

Seperti disampaikan Manager of Corporate Communication Yatim Mandiri, Grace Putri Aria acara festival di bulan Ramadan ini pertama kalinya digelar.

“Alhamdulillah, tahun ini Yatim Mandiri berusaha memberikan wadah bagi anak – anak yatim piatu dan duafah lewat festival seni, selain mereka belajar unjuk kemampuan didepan umum juga diberikan kesempatan untuk tampil dan berani diatas panggung” ungkapnya saat diwawancarai disela acara pada, Selasa(2/4/2024).

Grace menjelaskan total ada 96 anak yatim piatu dan duafah yang hadir pada acara ini serta mengikuti lomba, mereka nampak antusias dan bergembira saat berbelanja keperluan Lebaran bersama Yatim Mandiri di outlet yang ada di salah satu mall di Surabaya.

“Belanja bareng yatim ini merupakan rangkaian kegiatan Festival Seni Ramadan dan ini yang kedua kalinya seperti tahun lalu dari 100 anak yang ikut belanja bareng ada sekitar 50 anak yang lolos asesment kami. Mereka berbelanja di 2 outlet rekomendasi seperti Altara dan Zoya, yang memberikan diskon dan setiap anak diberikan uang Rp 250 ribu untuk berbelanja kebutuhan Lebaran seperti baju dan lainnya” jelasnya.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Bagikan Bansos di Surabaya dan Sumenep

Tak hanya mengajak anak yatim berbelanja, kegiatan ini juga menggelar berbagai kegiatan perlombaan seperti lomba dai cilik, puisi, tartil dan musik banjari.

Lewat festival seni Ramadan ini, Grace juga mengatakan ingin memadukan kesenian serta religi yang dikemas menjadi satu wadah untuk anak – anak kreatif. Tentunya hal tersebut sesuai dengan tagline Yatim Mandiri “Ramadan Ceria Tumbuhkan Karya”.

“Kami mengajak anak- anak berani berkarya dan berani tampil, karena banyak dari mereka yang minder dengan statusnya. Namun kami berupaya dan mensuport mereka lewat lomba ini, seperti lomba puisi mereka tidak hanya membaca namun juga membuat karya sendiri sesuai dengan tema ramadan dan rasa syukur,” imbuhya.

Grace berharap kedepannya Yayasan Yatim Mandiri memiliki jaringan yang lebih luas, dan lebih dikenal masyarakat terutama pengunjung yang hadir dan menyaksikan langsung acara festival ini.

Reporter:nur hidayah/Editor:ais

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini