04 April 2025

Get In Touch

Ziarah Maulid Nabi, Kembali ke Makkah

Jamaah umrah memadati Masjidil Haram, Makkah pada Jumat (20/92024) -Dok Pribadi
Jamaah umrah memadati Masjidil Haram, Makkah pada Jumat (20/92024) -Dok Pribadi

PERJALANAN (Lenteratoday) -Makkah. Banyak kerinduan. Banyak keharuan. Dan, banyak kesyahduan!

Kota suci ini menguasai imajinasi saya sejak pertama kali menjalankan ibadah haji pada tahun 1997. Alhamdulillah ‘Haji Abidin’ atau Haji atas Biaya Dinas. Saya berhaji biayanya dari Harian Pos Kota, Jakarta.

Tujuh belas tahun kemudian, pada pergantian tahun dari 2014 ke tahun 2015 saya datang lagi sebagai jamaah umrah.

Selanjutnya tahun 2018 mengikuti ‘Tur Jejak Rasul’ atau biasa disebut Umrah Plus Al Aqsha. Makkah-Madinah-Mesir dilanjutkan menjelajahi Bumi Palestina.

Umrah berikutnya, di tengah suasana bulan Ramadan hingga Idul Fitri dan masuk awal bulan Syawal tahun 2019.

Kali ini -bulan September 2024, datang lagi ke Makkah. Tanpa terasa sudah lima tahun yang lalu. Waktu cepat sekali pergi.

Usai Thawaf Ziarah Mauld Nabi 2024

Makkah -tidak diragukan memiliki peran penting dalam dinamika Islam dan kehidupan kaum Muslimin di seluruh dunia. Termasuk di Indonesia.

Dalam buku dari Harvard Hingga Makkah, Kota Makkah memiliki peran transformatif dan sangat sentral bagi Nusantara. Tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga dalam lapangan sosial, budaya, dan politik.

Ketika kolonialisme Belanda semakin mencengkeramkan kekuasaannya pada abad 18 dan 19. Makkah menjadi pusat solidaritas kaum muslimin, yang dikenal sebagai pan-Islamisme.

Makkah. Ada kerinduan pada perannya yang pernah sangat penting dalam dunia keulamaan dan kelimuan.

Perjalanan ke Makkah yang juga mencakup Madinah dan Jeddah serta tempat-tempat bersejarah lainnya di kawasan ini, sering disebut perjalanan (di) Tanah Hijaz.

September penuh makna

Saya memang memilih September, bertepatan dengan Bulan Maulid untuk kembali melaksakanan umrah. Bukan tanpa alasan. Ada kerinduan!

Usai thawaf tahun 2018, Umrah Plus Al Aqsha

Umrah bulan September 2024 ini sama dengan ketika umrah Tahun Baru 2014-2015, yakni bertepatan dengan Bulan Maulid Nabi.

Sengaja saya pilih dengan berbagai pertimbangan. Pertama, ingin memperingati momen kelahiran Baginda Nabi. Kedua, bulan September juga bulan kelahiran saya dan istri -yang kebetulan tanggalnya berurutan.

Kali ini saya bisa kembali ke Makkah. Selain dengan istri juga dibersamai adik ipar -juga bersama istrinya.

Kembali ke Makkah. Setiap jejak kaki di Makkah, janji pasti akan kembali!

Alhamdulillah. Hari pertama umrah bertemu hari Jumat (20/9/2024). Semoga berkah!

Arifin BH, wartawan dan penulis buku

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.