13 Desa di 8 Kecamatan Diterjang Angin Kencang

Blitar – Hingga pukul 21.00 WIB berdasarkan data sementara, ada 6 kecamatan terdiri dari 13 desa di Kabupaten Blitar serta 2 kecamatan di Kota Blitar yang terdampak angin kencang, Jumat (7/2/2020) sore sekitar pukul 14.30 WIB.

Disampaikan Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Achmad Cholik dari data sementara yang dihimpun dari petugas BPBD dan laporan perangkat desa/kecamatan ada 6 kecamatan, terdiri dari 13 desa yang terdampak bencana angin kencang. “Dimana wilayah paling parah kerusakannya di Kecamatan Wlingi, karena mengakibatkan 35 bangunan rusak ringan hingga sedang,” tutur Cholik, Jumat (7/2/2020) malam.

Dijelaskan Cholik adapun 6 kecamatan tersebut yaitu : Kecamatan Wlingi (Kelurahan Beru, Kelurahan Tangkil dan Desa Tembalang), Kecamatan Talun (Kelurahan Talun, Kelurahan Kaweron dan Desa Kendalrejo), Kecamatan Doko (Desa Plumbangan), Kecamatan Kanigoro (Kelurahan Kanigoro dan Desa Kuningan), Kecamatan Sanan Kulon (Desa Tuliskriyo dan Desa Plosoarang), Kecamatan Gandusari (Desa Kotes, Desa Gondang dan Desa Soso).

“Dikecamatan Wlingi paling banyak kerusakan, puluhan pohon tumbang dibeberapa titik, kerusakan rumah, hingga robohnya tower PT Telkom Wlingi,” jelasnya.

Bahkan arus lalu lintas di jalur utama Blitar – Malang juga sempat tersendat, karena tumbangnya beberapa pohon di sepanjang jalur utama Blitar – Malang, seperti di depan Masjid Raya Wlingi, Stasiun Wlingi, dekat SPBU Pandean, depan PDAM Wlingi dan jalan Raya Talun,” ungkap Cholik.

Baca Juga :  Untuk Biaya Istri Melahirkan, Pemuda Blitar Nekat Jambret HP

Sementara bangunan yang rusak ringan – sedang, jumlah sementara lebih dari 50 rumah. Bahkan ada 1 rumah yang rusak berat, hingga roboh rata dengan tanah. Milik Ibu Sutinah warga RT2/RW3 Dusun/Desa Gondang, Kecamatan Gandusari, rumah berukuran 4 x 5 m yang terbuat dari bambu ambruk rata dengan tanah. “Rumah itu dihuni sendirian oleh Bu Sutinah, kini mengungsi ke rumah anaknya,” beber Cholik.

Ditambahkan Cholik hingga sore tadi secara gotong royong, warga dibantu berbagai unsur BPBD, TNI, POLRI, Damkar, Tagana, Agen Bencana Kabupaten Blitar, Relawan, Pramuka, Muspika, Komunitas Radio dan Perangkat Desa/Kelurahan. Melakukan pembersihan pohon, dahan dan ranting agar tidak menganggu jalur lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan imbuhnya.

Sementara di wilayah Kota Blitar, data terdampak belum ada perubahan yaitu di Kecamatan Sanan Wetan, kerusakan 2 teras rumah warga di Jl Sumatera, 2 mobil tertimpa tembok pembatas Unisba di Jl. Imam Bonjol dan ambrolnya talud sungai. Serta tumbangnya pohon di beberapa titik di Kecamatan Sukorejo Kota Blitar. (ais)

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini