4.024 Jiwa Terdampak Banjir Bandang Bondowoso

Bondowoso  – Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jatim, banjir bandang yang melanda Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso berdampak pada  4.024 jiwa yang tersebar di dua desa, yaitu Desa Kalisat sebanyak 2.028 jiwa dan Desa Sempol sebanyak 1996 jiwa.

Melihat banyaknya warga terdampak, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung kordinasi dengan Bupati Bondowoso serta  meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Terkait di Provinsi Jatim langsung  turun dan koordinasi  bersama BPBD dan OPD  Kabupaten Bondowoso.

Khofifah meminta pada BPDB dan OPD terkait dengna menyiagakan tim selama 24 jam penuh. “Saya juga turun langsung pagi ini memastikan proses penanganan pasca banjir bandang  ini,” ujarnya, Kamis (30/1/2020).

Dijelaskan, saat ini, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kab. Bondowoso, Polsek, Dinkes Kab. Bondowoso, Koramil dan Agen bencana telah melakukan pendataan, evakuasi dan penanganan darurat. Selain itu, mereka juga melakukan pembersihan jalan menggunakan alat berat.

Baca Juga :  Tanggapan Gubernur Terkait Usulan Perubahan Perda Nomer 5 Tahun 2017

Berdasarkan hasil laporan dari BPBD Jatim, jelasnya, masyarakat yang terdapak telah dievakusi di lokasi aman, diantaranya di rumah-rumah penduduk yang aman.  “Warga terdampak mengungsi di rumah tetangga/saudara yang lebih aman. Berbagai elemen instansi pemerintah, TNI, POLRI, dan relawan  bergotong royong membersihkan lingkungan yang terdampak banjir bandang ,” jelas orang nomor satu di Jatim ini.

Seperti yang diketahui, hujan deras terjadi di kawasan gunung di Kabupaten Bondowoso, dimana kawasan hutan tersebut saat musim kemarau banyak terjadi kebakaran hutan. Sehingga saat hujan deras menimbulkan banjir bandang di wilayah Desa Sempol dan Kalisat, Kecamatan Ijen, Bondowoso,  Rabu (29/1/2020).

Banjir terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, dengan lokasi kejadian di Desa Sempol dan Desa Kalisat, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso. Banjir bandang surut pada pukul 16.30 WIB. Sampai saat ini hujan sudah reda, banyak material lumpur, kayu, dan batang pohon di jalan-jalan desa. (ist/ufi)


Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini