BNN Mendadak Razia Napi Narkoba Blitar, Ada Apa?

Blitar – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Blitar,  mendadak menggelar merazia dan melakukan tes urine 30 narapidana kasus narkoba di Lapas Klas II B Blitar, Minggu malam (15/12).

Sebanyak 15 orang personil BNN termasuk 4 orang tenaga medis didampingi anggota Polres Blitar Kota, mulai melakukan razia sekitar pukul 18.30 Wib. Diawali dengan menggeledah seluruh kamar di blok napi narkoba, dengan teliti seluruh bagian kamar diperiksa. Sementara para napi, digeledah satu persatu oleh petugas di luar ruang tahanan.

Kalapas Blitar, Pujiono Riyadi yang memimpin razia mengatakan tujuan razia kamar hunian warga binaan kusus kasus narkoba ini, sengaja digelar mendadak agar informasi razia tidak bocor dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tidak menduga akan adanya Razia. Sehingga proses razia dapat berjalan dengan optimal.  “Kamar yang akan dirazia dipilih secara acak, dengan sasaran utama peralatan komunikasi, narkoba dan obat terlarang lainnya seperti pil koplo,” kata Pujiono.

Dalam penggeledahan itu petugas tidak menemukan barang terlarang seperti narkoba dan obat terlarang, hanya menemukan sekitar 12 kartu remi,  3 batang rokok dan 1 korek api. “Selanjutnya dilakukan pemeriksaan urine oleh BNN, untuk mengecek kondisi napi kasus narkoba,” jelasnya.

Secara terpisah Kepala BNN Kabupaten Blitar AKBP Bagus Hari Cahyono menyampaikan jika razia ini digelar sesuai permintaan dari Kalapas Klas II B Blitar, untuk melakukan pemeriksaan terhadap napi kasus narkoba. “Jadi ini tindak lanjut surat dari Lapas Blitar, untuk melakukan pemeriksaan terhadap penghuni khusus kasus narkoba. Selain pemeriksaan sel tahanan, penggeledahan  dilanjutkan pemeriksaan urine 30 orang napi kasus narkoba,” ujar AKBP Bagus.

Keseluruhan proses razia ini digelar sekitar 3 jam, sampai hasil tes urine selesai seluruhnya.Dimana hasil dari tes urine 30 napi kasus narkoba penghuni dari 4 blok hasilnya semua negatif. “Selain tes urine, juga dilakukan pemindaian tubuh para napi dengan menggunakan xray,” ungkapnya.

Ditambahkan Kalapas Pujiono jika razia terhadap seluruh penghuni Lapas Klas IIB di lakukan setiap saat, selain mencegah hal yang tidak di inginkan dalam lingkungan lapas juga memberi rasa aman bagi para napi lainnya. “Khusus untuk napi kasus narkoba kita lakukan setiap satu minggu sekali, dengan hari dan waktu kita rahasiakan.” imbuhnya.(ais)

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini