IPM Kota Madiun Terus Meningkat, Ini Salah Satu Faktornya

Madiun – Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Madiun tidak lepas dari implementasi progam Pemerintah Kota Madiun. Salah satunya implementasi progam terhadap kepedulian lansia.

Walikota Madiun, Maidi menandaskan bahwa peran lansia cukup membantu pemerintah untuk meningkatkan IPM. Terlebih ia menilai respom lansia sendiri cukup bagus menerima progam-progam yang disediakan pemkot.

Salah satu program yang kerkaitan dengan lansia ini adalah penghijauan di jantung kota. Oleh karenanya pemerintah akan terus berupaya meningkatkan fasilitas penghijauan di jantung kota.

“Maka saya tanam pohon-pohon. Mereka itu senang oksigennya karena untuk kesehatan. Kedua disamping dia senang terhadap oksigen, ada posyandu setiap minggu,” terang Walikota, Kamis (6/3/2020).

Lebih lanjut mantan sekda kota itu menandasakn, berdasarkan hasil tersebut menandakan bahwa progam-progam yang dibuat pemkot tepat sasaran.

“Inilah menjadi bukti, bahwa usianya semakin panjang, tapi usia panjang tidak membebani pemerintah dan tidak membebani usia produktif. Usia produktif tingkat penganggurannya berkurang, usia tua semakin panjang umurnya. Bukan sebaliknya,” pungkasnya.

Diketahui berdasarkan rilis yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), setiap tahun IPM di Kota Madiun terus mengalami peningkatan. Empat indikator IPM di Kota Madiun, yakni Umur Harapan Hidup (UHH), Harapan Lama Sekolah (HLS), Rata-rata Lama Sekolah (RLS), dan Pengeluaran per Kapita terus menunjukan peningkatan dari tahun 2014 hingga tahun 2019.

Baca Juga :  Bantuan Tak Tepat Sasaran, Pemkot Madiun Lakukan Verifikasi Data

Kepala BPS Kota Madiun, Umar Sjarifudin menuturkan, IPM Kota Madiun cukup memuaskan. Kendati tidak menunjukkan kenaikan secara signifikan karena sudah berada di level yang tinggi, IPM terus menunjukkan peningkatan secara konsisten.

“Hasil IPM Kota Madiun saat ini sudah cukup memuaskan, karena kita sudah berada di level yang sangt tinggi. Maka kenaikan tidak terjadi secara signifikan, hanya saja secara konsisten terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun,” ujar Umar Sjarifudin, Selasa (3/3/2020).

Secara data diketahui, pada tahun 2019 IPM Kota Madiun sebesar 80.88 , tumbuh 0.68 persen dari tahun 2018 yang besarnya 80.33. Sedangkan dari kurun waktu 5 tahun terakhir, terjadi pertumbuhan cukup tinggi pada tahun 2015. Yakni 0.85 persen, dari tahun 2014 sebesar 78.81 menjadi 79.48 di tahun 2015.

Berdasarkan indikator UHH yang disajikan BPS, selaras dengan peningkatan IPM di Kota Madiun yang juga mendapat penghargaan kota layak lansia pada tahun lalu. (Sur)

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini