Nelayan Hepi, Eksportir Gigit Jari (HARIAN LENTERA TODAY EDISI JUMAT, 27/11/2020)

Penangkapan dan penetapan Eks-Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka dugaan korupsi ekspor benur juga memukul telak para eksportir. Baru sekitar 6 bulan ‘berpesta’ karena pembukaan kembali keran ekspor benih lobaster, pemerintah memutuskan menghentikan sementara kebijakan yang diputuskan Edhy Prabowo. Dalam sehari saja, eksportir benur harus menelan kerugian sekitar Rp 10 miliar. Tak hanya dari segi ekonomi, kalangan pengusaha yang pernah ‘main’ dengan Edhy juga deg-degan karena Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkomitmen menelusuri perusahaan hingga partai politik (Parpol) yanbg terlibat dalam ‘kongkalikong’ ini. Di sisi lain, nelayan bisa tersenyum hepi karena izin ekspor benur selama ini merugikan mereka. Duh! Di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi, sektor perikanan dan kelautan RI pun terimbas gelombang ‘tsunami korupsi’ Edhy. BACA BERITA LENGKAP, DOWNLOAD DI SINI https://lenteratoday.com/wp-content/uploads/2020/11/Lentera-Today-27112020-1.pdf

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini