Pemkot Madiun Masih Kekurangan Anggota ASN

Madiun – Meski sudah melantik dan mengambil sumpah jabatan 175 Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun seleksi 2018, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Madiun mengumumkan masih mengalami kekurangan jumlah kuota Anggota Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kepala BKD Kota Madiun Haris Rahmanudin mengatakan walaupun ada kuota tambahan pegawai, namun jumlah PNS di Pemkot Madiun masih kurang. Ketika ditanya berapa jumlah kekurangan pegawai, Haris tak menyebut secara spesifik berapa kekurangannya

“Kalau kekurangan sih masih banyak ya dari hasil seleksi ASN tahun 2018 ini, mekanisme PP 11 Tahun 2011. Kebutuhan tahun ini berapan nanti usulannya juga untuk kebutuhan tahun berikutnya. Kebutuhan sakarang itu kebutuhan untuk formasi 2020,” ungkap Haris

Sementara itu, jika ditilik dari formasi tahun 2019 kemarin, pihak BKD pun masih merasa kekurangan ASN. Oleh karenanya ia berharap hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) tahun 2019 sesuai dengan apa yang diharapkan Pemkot Madiun

Baca Juga :  Pedagang Disabilitas di Madiun Terima Bantuan Motor Roda Tiga

“2019 kemarin tetap masih kurang karena di formasi 2019 kemarin kan kita dapat 164 terus ini masih proses, tinggal ini pengumuman hasil SKD nya insyallah. Nanti panselnas yang akan mengumumkan. Ini tahapannya masih validasi data mulai tgl 4 maret ini.”

Diketahui sebanyak 175 CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Madiun diambil sumpah janjinya dan menerima surat keputusan pengangkatan sebagai pegawai negeri sipil (PNS), Senin (2/3/2020). Sebanyak 169 CPNS merupakan hasil seleksi tahun 2018. Sedangkan enam CPNS merupakan hasil seleksi tahun sebelumnya. (Sur)


Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini