Pemkot Malang Kebut Penggarapan E-Parking di Lima Titik

MALANG (Lenteratoday) – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus mengkebut pembangunan E-Parking di lima titik. Hal ini sebagai upaya pemerintah untuk mewujudkan sistem disrupsi teknologi digital.

Kepala Dishub Kota Malang, Handi Priyanto mengatakan nantinya penerapan E-Parking akan tersedia di lima titik, yaitu di Stadion Gajayana, Blok Office, Gedung Kartini, Terminal Arjosari, dan gedung parkir bekas mess Persema.

“Saat ini yang baru terpasang di Gajayana. Pemasangan E-parking di areal aset Pemerintah Kota Malang adalah rekomendasi tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK yang harus dilaksanakan,” ujarnya, Jumat (11/12/2020).

Baca Juga :  Soal Perencanaan Pendidikan, Pemkot Malang Minta Tanggungjawab Satuan Pendidik Diperkuat

Dengan adanya lompatan perubahan dari sistem lama ke cara-cara baru ini diharapkan dapat menghasilkan sesuatu yang baru serta lebih efisien dan cepat.

“Pemerintah Kota Malang sendiri menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor Retribusi Parkir sebesar Rp 12,5 milyar di 2021. Namun pemasangan parkir sistem tidak ada hubungannya dengan target PAD ya,” pungkasnya.

Diketahui E-parking di Stadion Gajayana telah menelan anggaran APBD sekitar Rp 200 juta. Rencannya sistem parkir ini akan segera dioperasikan dalam waktu dekat. (Sur)


Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini