Persiapan Angkutan Lebaran 2020, Daop 7 Madiun Cek Kondisi 265 Km Jalur Rel

Blitar – Masa angkutan Lebaran Tahun 2020 telah ditetapkan oleh PT KAI Pusat Bandung mulai 14 Mei 2020 sampai 04 Juni 2020, maka persiapan sudah dilakukan oleh KAI Daop 7 Madiun. Mulai pelayanan penjualan tiket bisa dilakukan H-90, sampai pengecekaan kondisi rel dan sarana prasarana pendukung perjalanan Kereta Api (KA).

Guna lebih meningkatkan aspek keselamatan dan kelancaran perjalanan KA, pihak Daop 7 melakukan pemeriksaan lintas antara Stasiun Wlingi sampai Stasiun Kertosono sejauh 112 Km. “Pemeriksaan dengan berhenti ditiap-tiap stasiun menggunakan dresin, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Vice President KAI Daop (Kadaop) 7 Madiun, Joko Widagdo,” tutur Manager Humas Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko, Rabu (4/3/2020).

Sebagai Kadaop yang baru dilantik pada Jumat (28/2/2020) lalu, Joko ingin langsung memahami secara menyeluruh wilayah Daop 7 lebih detil. “Pemeriksaan ini dilakukan secara terpadu, ikut mendampingi Deputy Vice President, Endra Mora Harahap bersama semua unit terkait,” kata Ixfan.

Pemeriksaan dimulai jam 7.45 WIB, start dari Stasiun Wlingi dan lanjut ketia-tiap stasiun finish sampai Stasiun Kertosono jam 17.30 WIB.

Baca Juga :  Setahun Kejari Blitar Tangani 478 Perkara dan Selamatkan Rp 8,4 Miliar Uang Negara

Dijelaskan Ixfan selain untuk mengetahui lintas di wilayahnya, juga memeriksa kesiapan yang dilakukan semua jajaran khususnya menjelang masa Angkutan Lebaran Tahun 2020 ini. “Seluruh kondisi rel di wilayah Daop 7 kita cek, hari ini lintas Stasiun Wlingi – Kertosono sepanjang 112 km, disusul selanjutnya lintas Stasiun Mojokerto – Stasiun Walikukun sepanjang 153 km jadi total 265 km,” jelasnya.

Selanjutnya ada beberapa yang menjadi titik poin pemeriksaan, selain kondisi rel yaitu alat penambat bantalan, jembatan dan perlintasan sebidang jalur KA. “Intinya kami ingin perjalanan KA selamat, aman, lancar dan terkendali. Beberapa temuan terkait hasil pemeriksaan, segera dilakukan perbaikan dan selesai sebelum masa Angkutan Lebaran 2020 ini,” tegas Ixfan.

Ditambahkan Ixfan setelah pemeriksaan kondisi rel, kesiapan petugas mulai tanda kecakapan, sertifikasi dan kesehatan pekerja kemudian alat pengaman kerja serta inventaris kerja pada seluruh stasiun di wilayah Daop 7 Madiun akan dilakukan pengecekan. “Terutama kondisi kesehatan petugas, secara bertahap keseluruhan akan dilakukan Medical Chek Up (MCU) di tiap stasiun,” imbuhnya. (ais)


Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini