04 April 2025

Get In Touch

Semua Jamaah Haji Embarkasi Surabaya Sudah Tiba di Jeddah

Kedtangan Kloter 37 asalSurabaya di Bandara King Abdul Azis Jeddah, Sabtu (2/7/2022) -Foto: Aryo Nugroho
Kedtangan Kloter 37 asalSurabaya di Bandara King Abdul Azis Jeddah, Sabtu (2/7/2022) -Foto: Aryo Nugroho
Dr. Aryo Nugroho, M.T.

JAMAAH haji Indonesia gelombang kedua terus berdatangan di Jeddah. Untuk kedatangan pada hari ini, Sabtu (2/7/2022) ada delapan kloter dari enam embarkasi dengan total 2.945 jemaah haji.  

Diawali Kloter 36 Surabaya (SUB) dengan jumlah jemaah dan petugas 450 orang yang tiba 00.25 WAS. Selanjutnya, Kloter 41 Jakarta Bekasi (JKS) dengan jumlah jemaah dan petugas 410 orang yang tiba pada pukul 02.30 WAS.

Kemudian disusul Kloter 37 Surabaya (SUB) dengan jumlah jemaah dan petugas 450 orang yang tiba pada pukul 03.40 WAS. Lalu Kloter 41 Solo (SOC) dengan jumlah jemaah dan petugas 360 orang yang tiba pada pukul 03.50 WAS. 

Pemberangkatan jemaah haji Indonesia gelombang kedua dimulai sejak 19 Juni 2022 dan akan berakhir pada 3 Juli 2022. Dalam pemberangkatan gelombang kedua, seluruh jemaah mendarat di King Abdul Aziz Internasional Airport (KAIA) Jeddah. 

Para jemaah dihimbau melaksanakan umrah wajib dengan mengambil miqat makani sejak di embarkasi atau di dalam pesawat ketika posisi terbang sejajar dengan Qarnul Manazil atau Yalamlam/ di Bandara King Abdul Aziz Jeddah. 

Kilas balik

Jumat pagi (1/7/2022) wajah para jamaah haji kloter 37 embarkasi Surabaya terlihat berseri. Saya bersama para jamaah lain melaksanakan sholat subuh di masjid lingkungan Asrama Haji.

Pukul 07.00 diumumkan untuk sarapan pagi. Selanjutnya ada pemantapan untuk para ketua rombongan (karom) dan ketua regu (karu) Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Nurul Hayat.

Saya dan istri memilih berjalan di seputar komplek dan bercengkerama. Sambil menunggu tas paspor diupgrade talinya.

Pukul 10.30 diumumkan untuk makan siang yang dipercepat karena ini hari Jumat. Usai makan para jamaah pria menuju masjid untuk sholat Jumat. Sedangkan jamaah putri sholat di kamar.

Usai sholat Jumat segera packing dan dikumpulkan di aula untuk persiapan berangkat menuju Bandara Juanda. Diawali dari pembagian paspor, living cost, proses imigrasi dan tiket dari maskapai.

Bus bergerak pada pukul 16.45 wib. Paling depan ada patroli pengawalan.  Berangkat dari asrama haji menuju Bandara Juanda. Dengan kapasitas pesawat sekitar 450 orang, ada 12 bus rangkaian.

Dulu kalau ada rombungan bus haji, dan kami harus menepi sejenak. Terbersit doa dan harapan agar saya bisa pergi haji seperti mereka. Sesekali keluar air mata, sambil berbisik memohon kuasa Nya. Berangkatkan kami seperti mereka, Ya Allah.

Penulis bersama jamaah KBIHU Nurul Hayat Surabaya melewati jalur fast track di Bandara Jeddah (Aryo Nugroho)

Ketika bus berjalan, saya sempat melihat sekeliling rombongan. Terlihat banyak yang berurai air mata. Termasuk saya sendiri. Perjalanan ini akhirnya dimulai. Akhirnya Allah yang memberangkatkan kami.

Mendaftar sejak 2011, lalu menunggu selama 9 tahun. Masih juga harus bersabar tertunda 2 tahun karena pandemi.

Kami bersyukur terhindarkan dari virus Covid-19. Karena ada pula calon jamaah yang meninggal sebelum sempat pergi haji

Sore itu lalu lintas Surabaya cukup macet. Bersamaan dengan saat pulang kantor. Mohon maaf para pengguna jalan sore ini, kami mohon ijin mendahului.

Sekitar pukul 19.30 pesawat tiinggal landas dari Terminal 2 Bandara Juanda. Kemudian pada pukul  21.00 landing di Bandara Soekarno Hatta untuk menambah bahan bakar.

Pesawat terus melaju ke tujuan Jedah. Pukul 03.30 WAS diumumkan 30 menit mendekati Yam Lamlam sebagai titik miqot sebingga sholat sunah ihram dan berihram dimulai di sini. Kami melewati jalur fast track di Bandara Jeddah (*)

Penulis: Dr. Aryo Nugroho, M.T. -Dosen/Jamaah Haji Kloter 37 Surabaya|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.