

PERGERAKAN jamaah calon haji pada masa puncak Arafah dilakukan pada tanggal 7 Juli 2022.
Rangkaian puncak haji sering dikenal dengan Armuzna (Arafah Mudzalifah dan Mina). Begitu pentingnya acara ini maka koordinasi Petugas Haji Indonesia dan pengelola maktab berlangsung intensif.
Jamaah haji diimbau menyiapkan mental dan fisik menghadapi puncak haji pada 9 Zulhijah 1443 H atau bertepatan dengan 9 Juli 2022. Kondisi Armuzna yang penuh keterbatasan dengan terik matahari mencapai 50 derajat celsius diprediksi kian menghadirkan tantangan tersendiri.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekkah Mukhammad Khanif mengatakan jamaah calon haji mulai diberangkatkan dari Mekkah ke Arafah pada Kamis dalam tiga trip atau tahap.
"Trip pertama pukul 07.00 sampai 10.00 Waktu Arab Saudi (WAS), tahap kedua pukul 10.00 sampai 14.00 dan tahap ketiga pukul 14.00 sampai 17.00," kata Khanif di Mekkah, mengutip Antara, Kamis (7/7/2022).
Lebih lanjut, dia mengatakan, masing-masing maktab akan memberangkatkan jamaah dengan 16 bus yang diurutkan berdasarkan penentuan oleh maktab dan ketua-ketua kloter.
Pemberangkatan bukan berdasarkan sektor, tapi per maktab. Jadi, maktab sudah membuat perjanjian dengan ketua-ketua sektor di masing-masing maktab.
Masing-masing maktab akan memberangkatkan jamaah sesuai kesepakatan dan petugas akan memonitor serta mengawal pergerakan jamaah haji di sektor.
Diharapkan sampai dengan pukul 17.00 WAS seluruh jamaah haji sudah diberangkatkan dari Mekkah ke Arafah.
KBIHU sibuk
Petugas Haji Indonesia atau PHI kloter 37 mendatangi kamar para ketua rombongan, khususnya penanggung jawab KBIHU. Kloter 37 terdiri dari rombongan jamaah dari KBIHU Bryan Makkah, Nurul Hayat, Nurul Faizah, Pesawat dan RA (Pertamina).
PHI menjelaskan, akan disediakan 2 tenda besar untuk kloter 37. Satu tenda akan ditempati oleh KBIHU Bryan Makkah yang dipimpin KH Imam Hambali. Sedangkan satu tenda akan ditempati KBIHU lainnya secara bersama-sama.
PHI mendatangi penanggung jawab KBIHU Nurul Hayat, Muhammad Molik. Petugas menjelaskan tata cara di padang Arafah. Salah satunya Kerajaan Saudi Arabia akan memberikan gelang identitas untuk bisa memasuki kawasan padang Arafah.
Dengan cara ini pengendalian jumlah manusia di satu lokasi akan lebih baik. Implikasinya secara logika maka biaya badhal haji akan menjadi sekitar 40 juta per orang. Karena tak lagi bisa menggunakan jasa para mukimin secara sembarangan untuk bisa ke sana.

Di sela-sela persiapan menuju Armuzna ada penawaran: siapa ingin bersedekah menemani jamaah usia tua atau berkursi roda. Sedekah nya cukup menemami dan memastikan mereka bisa selalu ikut dalam rombongan.
Surprise. Banyak yang mengangkat tangan menyediakan diri membantu. Jamaah kompak ingin melaksanakan perbuatan baik.
Rangkaian perjalanan haji akan dimulai besok pada 8 Dzuhijah/7 Juli 2022. Kloter 37 akan menempati maktab 8 dan 9.
Disiapkan bus untuk menuju ke lokasi. Jam keberangkatan biasanya dilakukan secara pengundian.
Wukuf tahun ini jatuh pada hari jumat sehingga kami akan menikmati Haji Akbar. Jumlah jamaah terbatas 1 juta saja. Jadi jemaah akan dapat 1 bed lengkap dengan bantal dan selimut
Alhamdulilah sungguh nikmat yang luar biasa kami nikmati tahun ini.
Penulis: Dr. Aryo Nugroho, M.T. -Dosen/Jamaah Haji Kloter 37 Surabaya|Editor: Arifin BH